Ashanty Cerita Kondisi Posko Pengungsian Korban Erupsi Semeru

CNN Indonesia
Rabu, 08 Dec 2021 17:30 WIB
Kala berkunjung ke lokasi pengungsian erupsi Semeru, Ashanty mengisahkan kondisi di sana. Kala berkunjung ke lokasi pengungsian erupsi Semeru, Ashanty mengisahkan kondisi di sana. (Palevi S/detikFoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ashanty mengisahkan kondisi posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru bersamaan dengan sejumlah unggahan dirinya kala berkunjung ke lokasi tersebut.

Melalui sejumlah unggahan di akun media sosialnya pada Selasa (7/12), Ashanty menyebut sejumlah erupsi masih terjadi dan abu vulkanik masih terasa di lokasi.

"Alhamdulillah sampai ke Posko Semeru. Masih ada beberapa erupsi semalam dan pagi tadi," tulis Ashanty yang terlihat mengenakan baju hitam, celana cokelat, serta sepasang sepatu bot. Ia juga tidak lupa memakai masker.

"Semoga segera pulih dan bisa beraktivitas kembali. Masker dan kacamata harus dipakai karena tadi keadaan di sana abunya masih terasa," lanjutnya.


[Gambas:Instagram]



Sebelum mengunjungi korban erupsi Gunung Semeru, Ashanty terlebih dahulu mengunjungi korban banjir bandang di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Ashanty menyebut masih banyak kebutuhan para korban yang belum terpenuhi. Oleh karena itu, ia berharap banyak pihak yang bisa membantu korban sehingga kondisi bisa segera pulih.

"Apa pun bantuan dari kita akan sangat membantu, bahkan bisa bicara langsung dan merasakan apa yang mereka rasakan itu dukungan yang luar biasa. Pasca bencana masih banyak yang mereka butuhkan apa lagi trauma yang mereka lihat dan alami," tulis Ashanty.

 

[Gambas:Instagram]



CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Ashanty untuk mengutip unggahan tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, erupsi bermula dari getaran banjir lahar atau guguran awan panas, Sabtu (4/12) pukul 14.47 WIB.

Abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati dan beraroma belerang mengarah ke Besuk Kobokan sekitar pukul 15.10 WIB. Awan panas menyapu beberapa daerah di sekitar kaki gunung.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru, hingga Selasa siang (7/12), mencapai 34 orang. Selain itu, setidaknya ada 2.000 orang mengungsi.

(fby/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER