Review A Year-End Medley menilai film Korea ini menawarkan kisah yang begitu sederhana dan memberikan energi positif memasuki tahun yang baru. Foto: (Arsip Hive Media Corp. via KOFIC)
Selain Jae-yong, kisah CEO Hotel Emross Yong-jin (Lee Dong-wook) dan Yi-young (Won Ji-a) juga menampilkan situasi riil di mana orang kurang mampu 'dipaksa' untuk bisa hidup dengan baik tak peduli kondisi kesehatan mental atau mungkin trauma yang mereka miliki.
"Orang-orang seperti saya (Yi-young) tidak bisa memiliki trauma karena kami tidak mampu. (Angka) Genap atau ganjil, saya tidak bisa mengubahnya begitu saja. Saya hanya menerimanya dan menjalaninya," kata Yi-young.
Meski memiliki pesan mendalam dan bisa dengan mudah terhubung dengan penonton, A Year-End Medley menyajikan kisah cinta klise, seperti Yong-jin dan Yi-young yang mengingatkan pada film Maid in Manhattan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah mereka pun sedikit menggelitik karena obsesi Yong-jin terhadap angka genap. Sehingga, semuanya benar-benar harus genap, termasuk jumlah ketukan pintu. Termasuk nama Baek Yi-young yang dalam bahasa Korea berarti 100-2-0.
Kisah cinta lainnya yang terasa familier terutama bagi pencinta drama atau film komedi romantis, adalah hubungan So-jin (Han Ji-min) dengan Seung-hyo (Kim Young-kwang).
Foto: (Arsip Hive Media Corp. via KOFIC) Kim Young-kwang dan Han Ji-min dalam film Korea A Year-End Medley (Happy New Year)
Hubungan mereka benar-benar mengingatkan pada film Kim Young-kwang sebelumnya, yakni On Your Wedding Day. Hanya saja, kali ini Kim Young-kwang yang membuat orang patah hati.
Meski jalan ceritanya begitu familier dan cenderung mudah ditebak, A Year-End Medley adalah film yang bisa dengan mudah disukai penonton. Setiap sentimen dari para karakternya disampaikan dengan tulus.
Secara keseluruhan, A Year-End Medley merupakan tontonan komedi romantis yang benar-benar tepat menjadi film liburan. Sutradara Kwak Jae-yong yang sebelumnya dikenal lewat My Sassy Girl hinggga The Classic sekali lagi menghangatkan hati penonton lewat A Year-End Medley.
Bisa dibilang tak ada karakter antagonis dalam film tersebut. Seluruh karakter pun mendapatkan akhir yang pantas untuk mereka miliki.
Kisah, pesan, dan humor yang ditampilkan dalam A Year-End Medley terasa pas untuk mengawali tahun yang baru.
A Year-End Medley (Happy New Year) pertama kali tayang di Indonesia pada 31 Desember 2021. Kini, penggemar juga bisa menonton A Year-End Medley di layanan streaming iQIYI.
(chri)
Jakarta, CNN Indonesia --
A Year-End Medley (Happy New Year) merupakan film yang penontonnya hanya perlu duduk dan menikmati kehangatan kisah di dalamnya. Film tersebut tetap terasa menyenangkan meski tak ada yang benar-benar baru, bahkan cenderung klise.
Jalan cerita yang begitu sederhana ditambah penampilan dari para bintang membuat penonton nyaman dan terbawa dalam kisahnya.
A Year-End Medley mengisahkan kehidupan beberapa orang sekitar tujuh hari sebelum tahun berganti. Sama seperti judulnya, film ini akan menampilkan kisah para karakternya secara medley.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari kisah cinta si kaya dan si kurang mampu, kemudian kisah cinta pada sahabat sendiri. Ada pula kisah cinta pertama dan cinta terakhir dalam film ini. Bromance yang menghibur juga ditampilkan A Year-End Medley.
Menariknya, film ini juga menyajikan situasi depresi yang dialami seseorang dengan begitu baik dan tepat sasaran.
Seluruh kisah itu dengan segala kebetulan atau cara, saling berkaitan dengan Hotel Emross. Han Ji-min yang berperan sebagai manajer Hotel Emross bakal berhubungan dengan hampir seluruh pemain lainnya dalam film tersebut.
Sederet artis serta cerita yang disampaikan secara berkesinambungan itu pula menjadi alasan ada baiknya penonton benar-benar fokus untuk menyaksikan film ini.
Dari semua kisah yang ditampilkan, kehidupan Jae-yong (Kang Ha-neul) paling menarik perhatian saya. Jae-yong merupakan pekerja di sebuah pabrik yang berencana bunuh diri setelah putus dengan kekasihnya.
Ia tak bisa mempertahankan hubungan dengan kekasihnya setelah beberapa kali gagal dalam ujian pegawai negeri sipil. Hal tersebut membuatnya merasa tak berdaya hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Namun, Jae-yong menyadari bunuh diri butuh usaha dan belum tentu berhasil.
Setelah gagal beberapa kali, Jae-yong berencana meninggal dalam keindahan. Ia mengumpulkan seluruh sisa harta yang dimiliki dan menghabiskan hari-hari terakhirnya di hotel mewah, Hotel Emross.
Lewat kisah Jae-yong, A Year-End Medley seolah ingin menunjukkan hal-hal yang sebaiknya dilakukan ketika orang di sekitar kita merasa putus asa, atau menunjukkan tanda-tanda depresi.
Foto: (Arsip Hive Media Corp. via KOFIC) Kang Ha-neul dalam A Year-End Medley (Happy New Year)
Dalam film, Yi-young (Won Ji-ah) yang merupakan petugas kebersihan hotel menemukan surat wasiat tulisan tangan Jae-yong. Ia pun dengan sigap langsung melaporkan kepada petinggi hotel.
Pihak hotel kemudian secara rutin memberikan penguatan secara tersirat kepada Jae-yong untuk menghindari hal tersebut dan terus memantaunya dari jauh. Sayangnya, perhatian yang diberikan hotel seperti berlebihan hingga membuatnya bingung.
Di sisi lain, Jae-yong malah mendapatkan sedikit 'kehidupan' lewat panggilan rutin dari wake-up call hotel setiap pagi di hari-hari terakhir sebelum memutuskan bunuh diri.
Ia sama sekali tidak mengetahui lawan bicaranya tersebut. Namun, Jae-yong selalu menantikan panggilan tersebut. Pembicaraan mereka di telepon pun cenderung ringan, seperti bertukar tebak-tebakan.
Hal itu yang membuat Jae-yong selalu bersemangat untuk membuka matanya setiap hari atau menantikan pagi tiba. Perasaan serupa ternyata juga dirasakan lawan bicara Jae-yong.
Kondisi tersebut membuktikan perhatian terhadap hal-hal kecil memberikan pengaruh besar bagi orang lain.
Kadang ada masa di mana kehadiran saja cukup ketika sedang berada di titik terendah. Kadang juga tidak perlu deep talk atau sejenisnya untuk sedikit mengisi kekosongan bahkan mengobati rasa sakit di hati.
Lanjut ke sebelah...
Kisah Cinta Cheesy
Review A Year-End Medley menilai film Korea ini menawarkan kisah yang begitu sederhana dan memberikan energi positif memasuki tahun yang baru. Foto: (Arsip Hive Media Corp. via KOFIC)
Selain Jae-yong, kisah CEO Hotel Emross Yong-jin (Lee Dong-wook) dan Yi-young (Won Ji-a) juga menampilkan situasi riil di mana orang kurang mampu 'dipaksa' untuk bisa hidup dengan baik tak peduli kondisi kesehatan mental atau mungkin trauma yang mereka miliki.
"Orang-orang seperti saya (Yi-young) tidak bisa memiliki trauma karena kami tidak mampu. (Angka) Genap atau ganjil, saya tidak bisa mengubahnya begitu saja. Saya hanya menerimanya dan menjalaninya," kata Yi-young.
Meski memiliki pesan mendalam dan bisa dengan mudah terhubung dengan penonton, A Year-End Medley menyajikan kisah cinta klise, seperti Yong-jin dan Yi-young yang mengingatkan pada film Maid in Manhattan.
Kisah mereka pun sedikit menggelitik karena obsesi Yong-jin terhadap angka genap. Sehingga, semuanya benar-benar harus genap, termasuk jumlah ketukan pintu. Termasuk nama Baek Yi-young yang dalam bahasa Korea berarti 100-2-0.
Kisah cinta lainnya yang terasa familier terutama bagi pencinta drama atau film komedi romantis, adalah hubungan So-jin (Han Ji-min) dengan Seung-hyo (Kim Young-kwang).
Foto: (Arsip Hive Media Corp. via KOFIC) Kim Young-kwang dan Han Ji-min dalam film Korea A Year-End Medley (Happy New Year)
Hubungan mereka benar-benar mengingatkan pada film Kim Young-kwang sebelumnya, yakni On Your Wedding Day. Hanya saja, kali ini Kim Young-kwang yang membuat orang patah hati.
Meski jalan ceritanya begitu familier dan cenderung mudah ditebak, A Year-End Medley adalah film yang bisa dengan mudah disukai penonton. Setiap sentimen dari para karakternya disampaikan dengan tulus.
Secara keseluruhan, A Year-End Medley merupakan tontonan komedi romantis yang benar-benar tepat menjadi film liburan. Sutradara Kwak Jae-yong yang sebelumnya dikenal lewat My Sassy Girl hinggga The Classic sekali lagi menghangatkan hati penonton lewat A Year-End Medley.
Bisa dibilang tak ada karakter antagonis dalam film tersebut. Seluruh karakter pun mendapatkan akhir yang pantas untuk mereka miliki.
Kisah, pesan, dan humor yang ditampilkan dalam A Year-End Medley terasa pas untuk mengawali tahun yang baru.
A Year-End Medley (Happy New Year) pertama kali tayang di Indonesia pada 31 Desember 2021. Kini, penggemar juga bisa menonton A Year-End Medley di layanan streaming iQIYI.