Jakarta, CNN Indonesia -- One Piece chapter 1.039 dibuka dengan Momonosuke yang akhirnya bisa menghentikan laju Onigashima. Momo yang masih berbentuk naga sukses menggenggam homuragumo yang mengelilingi Onigashima.
Ia juga berhasil menarik mundur pulau itu agar tidak mencapai Flower Capital.
Namun, di tengah-tengah usaha menarik Onigashima, Momo dikagetkan dengan suara misterius yang memanggil dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jelas siapa sosok yang memanggil Momo, tapi bisa saja itu adalah suara dari Zunisha yang di akhir chapter 1.037 tampak berada di dekat Wano.
Di Arc Zou Momo dan Luffy bisa mendengar suara Zunisha. Namun, hanya Momo yang bisa berkomunikasi dua arah dengan gajah raksasa itu. Fakta Zunisha tiba-tiba berada di dekat Wano menandakan suara yang memanggil Momo berasal dari dia.
Kembali ke chapter 1.038 di mana pertarungan antara Big Mom vs Trafalgar Law dan Eustass Kid terjadi. Serangan Punk Corna Dio dari Kid sukses membuat Big Mom terluka cukup parah.
Bahkan lengan kanan Big Mom terlihat mengalami patah tulang dan memaksa sang Yonkou menggunakan kemampuan buah iblisnya untuk membangkitkan tulang-tulang itu.
Melihat Big Mom masih bertenaga, Law dan Kid malah saling berargumen mengenai siapa yang harus melancarkan serangan pamungkas kepada Big Mom.
Dalam dua kesempatan terakhir, Law selalu jadi orang yang membuka serangan dan Kid menutup serangan ke Big Mom.
Kini, tampaknya Law akan kembali membuka pertahanan Big Mom agar Kid bisa melakukan serangan yang membuat Big Mom kalah.
Sayangnya, Law mengaku tenaganya akan habis di serangan terakhir dan berharap Kid bisa menyelesaikan pertarungan dengan satu serangan terakhir.
Big Mom pun kembali bersiap melakukan serangan dengan menggabungkan Napoleon, Prometheus, dan Hera. Senjata Maser Saber digenggam Big Mom dan yang dia incar adalah Kid.
Kid yang tidak takut pada Big Mom langsung melancarkan serangan balasan dengan membuat medan magnet di antara Big Mom dan sebuah pintu besar di dekat lokasi pertarungan.
Lanjut ke sebelah...
Review Manga: One Piece 1.039
Review One Piece 1.039 menilai era Big Mom dan Kaido sudah berakhir. Foto: (CNN Indonesia/Hanna Azarya)
Big Mom diberi label kutub selatan, sementara pintu besar diberi label kutub utara dan keduanya langsung menempel layaknya magnet.
Sayangnya usaha Kid menahan laju Big Mom tak bertahan lama karena Big Mom mampu membalikkan pintu yang menempel di punggungnya dan menahan serangan lanjutan dari Kid.
Big Mom pun langsung melancarkan serangan balasan bernama Maser Homing Misery di mana dia memunculkan sosok wanita raksasa yang berselimutkan api.
Namun saat serangan yang tampak hidup itu belum menyentuh Kid, Law memberi hadiah runtuhan kastil yang menghantam kepala Big Mom.
Di momen itu, Law melancarkan jurus pamungkasnya, yaitu mode maksimal dari Kroom Anesthesia. Law menancapkan pedangnya ke tubuh Big Mom, dan tiba-tiba pedang itu memanjang hingga menembus Onigashima dan menyentuh daratan Wano Kuni.
Big Mom yang menyadari betapa sakitnya serangan Law langsung memukuli Law secara membabi buta.
Sementara itu, ketika pedang sudah mencapat titik maksimal, Law melancarkan jurus Puncture Wille yang membuat Big Mom muntah darah. Tancapan pedang Law memunculkan lubang di Onigashima dan daratan Wano.
Namun ternyata serangan itu tetap tak bisa menghentikan Big Mom karena dia masih bisa memerintahkan Misery untuk membakar habis Law. Momen itu yang Law meminta Kid melancarkan serangan pamungkasnya.
Di hadapan Big Mom, Kid sudah bersiap dengan meriam raksasa yang dia ciptakan dari puing besi di sekitarnya.
Meriam Damned Punk pun dilontarkan dan sukses mengenai tubuh Big Mom.
One Piece chapter 1.039 ditutup dengan penampakan Big Mom yang semakin tak berdaya dan Law pun menegaskan bahwa era Big Mom dan Kaido sudah berakhir!