Amber Heard Koreksi Kesaksiannya Soal KDRT Johnny Depp
CNN Indonesia
Selasa, 17 Mei 2022 21:04 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Amber Heard mengoreksi kesaksiannya sendiri mengenai waktu Johnny Depp melakukan kekerasan pertama kali kepadanya. Foto: (REUTERS/POOL)
Jakarta, CNN Indonesia --
Amber Heard mengklarifikasi kesaksiannya tentang kekerasan pertama yang dilakukan Johnny Depp kepadanya. Klarifikasi itu disampaikan ketika bersaksi dalam persidangan yang berlangsung Senin (16/5) waktu AS.
Sang aktris mengoreksi dirinya sendiri dengan mengatakan Johnny Depp pertama kali melakukan kekerasan pada 2012, bukan 2013 seperti yang ia sampaikan ketika bersaksi beberapa waktu lalu.
"Saya semacam membuat diri sendiri melupakan awal dari kekerasan dan kekacauan ini," kata Amber Heard seperti dilansir AP, Senin (16/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bintang Aquaman tersebut mengatakan kekeliruan mengenai tahun tersebut terjadi karena dia ingin percaya bahwa kekerasan tidak terjadi pada awal hubungannya dengan Johnny Depp.
Dalam persidangan, Amber Heard juga mengatakan Johnny Depp memiliki "beberapa versi", tergantung obat-obatan yang dikonsumsi kala itu.
Heard menceritakan dugaan kekerasan yang dilakukan Depp pada 2015. Kala itu, bintang Pirates of the Caribbean tersebut mendorongnya ke tembok sambil memegang lehernya.
"Saya ingat memandang dia... mencakar dia mencoba melepaskan tangannya dari leher saya. Pada satu titik, saya ingat dia merobek baju saya, dan salah satu payudara saya terlihat," cerita Heard.
"Saya menarik kerahnya dan kemejanya robek... Dia merobeknya dan mengalungkannya di leher saya," katanya di pengadilan.
Sebelum perseteruan di ruang sidang, Johnny Depp dan Amber Heard memiliki kisah percintaan manis. Keduanya bertemu di lokasi syuting The Rum Diary pada 2011. Mereka kemudian diyakini mulai pacaran pada 2012.
Johnny Depp mengonfirmasi bertunangan dengan Amber Heard pada Maret 2014, setelah beberapa bulan beredar spekulasi mengenai hal itu.
Seperti diberitakan The Guardian, Johnny Depp menyebut Amber Heard merupakan sosok yang begitu manis dan sangat baik kepadanya.
Johnny Depp dan Amber Heard menikah di Los Angeles secara tertutup. Mereka juga menggelar pernikahan di pulau pribadi Depp di Bahamas. The Guardian memberitakan pernikahan Depp dan Heard pada 5 Februari 2015.
Namun, pada Mei 2016, Amber Heard menggugat cerai Johnny Depp dengan alasan perbedaan yang tak lagi bisa didamaikan. Johnny Depp dan Amber Heard resmi bercerai pada Januari 2017.
Keduanya masuk babak masalah baru ketika Johnny Depp menggugat Amber Heard dengan tudingan pencemaran nama baik dan nilai gugatan sebesar US$50 juta akibat tulisan aktris tersebut di Washington Post pada Desember 2018.
Persidangan pun dimulai 11 April dan berlangsung hingga kini. Awalnya, Amber Heard bersaksi Johnny Depp pertama kali melakukan kekerasan kepadanya pada 2013 akibat tato Wino Forever.
Kala itu, Heard mengatakan ada sebuah tato lawas yang tak dikenalinya, dan Depp mengatakan kepadanya tato itu bertuliskan "Wino".
Faktanya, tato itu mestinya bertuliskan "Winona Forever". Tato itu dibuat Depp saat ia masih berkencan dengan Winona Ryder. Depp kemudian mengubahkan jadi "Wino Forefer" saat mereka putus.
Heard mengatakan dirinya tertawa dan direspons Depp dengan sebuah tamparan. Heard merasa tamparan itu bercanda, ia kembali tertawa. Depp merespons kembali dengan tamparan lagi sebanyak dua kali hingga Heard mengaku limbung.
"Itu bodoh banget, enggak penting," kata Heard kepada juri. "Saya pikir itu bercanda,"
Depp membantah klaim itu.
"Itu tidak terjadi," kata Depp. "Kenapa juga saya tersinggung ke seseorang yang melawak soal tato di tubuh saya? Tuduhan itu tidak masuk akal bagi saya."
Persidangan kini sudah memasuki pekan kelima. Seperti diberitakan CNN pada Senin (16/5), argumen penutup bakal dilakukan pada 27 Mei, kemudian berlanjut ke pertimbangan juri.
Amber Heard mengklarifikasi kesaksiannya tentang kekerasan pertama yang dilakukan Johnny Depp kepadanya. Klarifikasi itu disampaikan ketika bersaksi dalam persidangan yang berlangsung Senin (16/5) waktu AS.
Sang aktris mengoreksi dirinya sendiri dengan mengatakan Johnny Depp pertama kali melakukan kekerasan pada 2012, bukan 2013 seperti yang ia sampaikan ketika bersaksi beberapa waktu lalu.
"Saya semacam membuat diri sendiri melupakan awal dari kekerasan dan kekacauan ini," kata Amber Heard seperti dilansir AP, Senin (16/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bintang Aquaman tersebut mengatakan kekeliruan mengenai tahun tersebut terjadi karena dia ingin percaya bahwa kekerasan tidak terjadi pada awal hubungannya dengan Johnny Depp.
Dalam persidangan, Amber Heard juga mengatakan Johnny Depp memiliki "beberapa versi", tergantung obat-obatan yang dikonsumsi kala itu.
Heard menceritakan dugaan kekerasan yang dilakukan Depp pada 2015. Kala itu, bintang Pirates of the Caribbean tersebut mendorongnya ke tembok sambil memegang lehernya.
"Saya ingat memandang dia... mencakar dia mencoba melepaskan tangannya dari leher saya. Pada satu titik, saya ingat dia merobek baju saya, dan salah satu payudara saya terlihat," cerita Heard.
"Saya menarik kerahnya dan kemejanya robek... Dia merobeknya dan mengalungkannya di leher saya," katanya di pengadilan.
Sebelum perseteruan di ruang sidang, Johnny Depp dan Amber Heard memiliki kisah percintaan manis. Keduanya bertemu di lokasi syuting The Rum Diary pada 2011. Mereka kemudian diyakini mulai pacaran pada 2012.
Johnny Depp mengonfirmasi bertunangan dengan Amber Heard pada Maret 2014, setelah beberapa bulan beredar spekulasi mengenai hal itu.
Seperti diberitakan The Guardian, Johnny Depp menyebut Amber Heard merupakan sosok yang begitu manis dan sangat baik kepadanya.
Johnny Depp dan Amber Heard menikah di Los Angeles secara tertutup. Mereka juga menggelar pernikahan di pulau pribadi Depp di Bahamas. The Guardian memberitakan pernikahan Depp dan Heard pada 5 Februari 2015.
Namun, pada Mei 2016, Amber Heard menggugat cerai Johnny Depp dengan alasan perbedaan yang tak lagi bisa didamaikan. Johnny Depp dan Amber Heard resmi bercerai pada Januari 2017.
Amber Heard mengoreksi kesaksiannya sendiri mengenai waktu Johnny Depp melakukan kekerasan pertama kali kepadanya. Foto: (AFP/STEVE HELBER)
Keduanya masuk babak masalah baru ketika Johnny Depp menggugat Amber Heard dengan tudingan pencemaran nama baik dan nilai gugatan sebesar US$50 juta akibat tulisan aktris tersebut di Washington Post pada Desember 2018.
Persidangan pun dimulai 11 April dan berlangsung hingga kini. Awalnya, Amber Heard bersaksi Johnny Depp pertama kali melakukan kekerasan kepadanya pada 2013 akibat tato Wino Forever.
Kala itu, Heard mengatakan ada sebuah tato lawas yang tak dikenalinya, dan Depp mengatakan kepadanya tato itu bertuliskan "Wino".
Faktanya, tato itu mestinya bertuliskan "Winona Forever". Tato itu dibuat Depp saat ia masih berkencan dengan Winona Ryder. Depp kemudian mengubahkan jadi "Wino Forefer" saat mereka putus.
Heard mengatakan dirinya tertawa dan direspons Depp dengan sebuah tamparan. Heard merasa tamparan itu bercanda, ia kembali tertawa. Depp merespons kembali dengan tamparan lagi sebanyak dua kali hingga Heard mengaku limbung.
"Itu bodoh banget, enggak penting," kata Heard kepada juri. "Saya pikir itu bercanda,"
Depp membantah klaim itu.
"Itu tidak terjadi," kata Depp. "Kenapa juga saya tersinggung ke seseorang yang melawak soal tato di tubuh saya? Tuduhan itu tidak masuk akal bagi saya."
Persidangan kini sudah memasuki pekan kelima. Seperti diberitakan CNN pada Senin (16/5), argumen penutup bakal dilakukan pada 27 Mei, kemudian berlanjut ke pertimbangan juri.