CERITA DI BALIK LAYAR

Cerita di Balik 'Tampar Aku Mas' dalam Film Noktah Merah Perkawinan

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Sep 2022 15:55 WIB
Cerita di Balik 'Tampar Aku Mas' dalam Film Noktah Merah Perkawinan
Sutradara film Noktah Merah Perkawinan mengisahkan rekonstruksi adegan tamparan ikonis dari sinetron bertajuk sama tersebut. (dok. Rapi Films via YouTube)

Oka Antara mengungkapkan bahwa ia dan para pemeran lainnya merasa memiliki tanggung jawab besar dalam reka ulang adegan ikonis tersebut. Sebab, ia yakin banyak orang yang mengingat adegan tersebut dari sinetron lama.

Ia pun tidak menginginkan adegan itu hanya menjadi sekadar tribut atau lelucon yang membuat orang yang menontonnya tertawa.

"Kalau yang sinetron kan enggak seperti itu, kalau yang film kita bikin ini yang peras air mata dan perih, perih dan miris lihatnya," ujar Oka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Oka, adegan itu menjadi semacam klimaks yang membuat konflik antara Gilang dan Ambar akhirnya meluap. Oleh karena itu, proses merekam adegan tersebut ia akui jadi tantangan karena emosi yang ada sulit untuk ditiru.

Noktah Merah Perkawinan menceritakan hubungan sepasang suami-istri, Ambar dan Gilang, yang mulai mengalami masalah usai sebelas tahun menikah.

Apalagi setelah mereka melewati pertengkaran hebat yang terjadi akibat campur tangan kedua orang tua mereka.

Konflik antara Gilang dan Ambar menjadi semakin rumit ketika Yuli (Sheila Dara), murid dari kelas workshop keramik Ambar, mulai masuk ke dalam kehidupan mereka.

[Gambas:Youtube]



Gilang mulai menghabiskan banyak waktu bersama Yuli sembari mengerjakan proyek taman milik Kemal (Roy Sungkono), pacar Yuli.

Yuli pun sadar bahwa ia semakin jatuh cinta dengan suami Ambar, guru sekaligus perempuan yang ia kagumi. Ia juga merasa galau dengan perasaannya sendiri, tetapi ia tidak bisa menyembunyikan perasaan itu.

Sementara, Ambar mulai mempertanyakan apakah pernikahannya masih pantas untuk diselamatkan. Karena cinta saja masih belum cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.

Gif banner Allo Bank
(tdh/end)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara film Noktah Merah Perkawinan mengisahkan rekonstruksi adegan tamparan ikonis dari sinetron bertajuk sama tersebut untuk filmnya yang rilis pada tahun ini.

Salah satu adegan ikonis dari sinetron rilisan 90-an tersebut adalah pertengkaran antara pasangan tokoh utama yang diperankan Cok Simbara dan Ayu Azhari, dan berakhir dengan tamparan.

Menurut sutradara film ini, Sabrina Rochelle Kalangie, adegan yang melegenda di kalangan pecinta sinetron tersebut diulang berkali-kali sesuai naskah demi mencari rasa yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita run through berkali-kali. Dan secara mengejutkan adegan itu terjadi enggak ada improv, kita semuanya sesuai naskah, tapi aku senang banget akhirnya setiap [adegan] yang keluar dari situ rasanya sangat natural gitu," kata Sabrina saat jumpa media, Kamis (8/9).

"Saya sangat bersyukur juga sih kami punya sesi cukup panjang saat reading untuk membedah karakternya, untuk berdiskusi dinamika antara karakternya juga dan bagian tampar itu kenapa enggak jadi tampar satu sama lain," lanjutnya.

Pada versi sinetron, Ambar (Ayu Azhari) terlibat cekcok dengan suaminya, Priambodo (Cok Simbara), yang membuat pria itu tersinggung dan menampar istrinya tersebut. Tamparan itu tidak membuat Ambar reda emosi, justru semakin menantang suaminya.

[Gambas:Video CNN]



Sementara dalam versi film yang dibintangi Marsha Timothy sebagai Ambar dan Oka Antara sebagai Gilang, Ambar dan Gilang bertengkar di dapur saat anak-anak mereka diantar ke sekolah.

Ketika mereka bertengkar, Gilang mengancam akan menampar Ambar. Ambar kemudian menantang Gilang namun dengan menampar dirinya sendiri sambil menangis.

"Sebenarnya enggak ada pertimbangan untuk 'oh masa sekarang nih, oh ini KDRT' atau apa. Kita enggak sampai pikir kesana gitu. Tapi memang, lebih memikirkan kondisi psikologis karakternya juga," jelas Sabrina.

"Gilang justru orang yang menyesal ketika dia akan menampar dan ketika melihat istrinya menampar dirinya sendiri," lanjutnya.

[Gambas:Instagram]



Lanjut ke sebelah...

Oka Antara: Miris Lihatnya

Sutradara film Noktah Merah Perkawinan mengisahkan rekonstruksi adegan tamparan ikonis dari sinetron bertajuk sama tersebut. (dok. Rapi Films via YouTube)

Oka Antara mengungkapkan bahwa ia dan para pemeran lainnya merasa memiliki tanggung jawab besar dalam reka ulang adegan ikonis tersebut. Sebab, ia yakin banyak orang yang mengingat adegan tersebut dari sinetron lama.

Ia pun tidak menginginkan adegan itu hanya menjadi sekadar tribut atau lelucon yang membuat orang yang menontonnya tertawa.

"Kalau yang sinetron kan enggak seperti itu, kalau yang film kita bikin ini yang peras air mata dan perih, perih dan miris lihatnya," ujar Oka.

Menurut Oka, adegan itu menjadi semacam klimaks yang membuat konflik antara Gilang dan Ambar akhirnya meluap. Oleh karena itu, proses merekam adegan tersebut ia akui jadi tantangan karena emosi yang ada sulit untuk ditiru.

Noktah Merah Perkawinan menceritakan hubungan sepasang suami-istri, Ambar dan Gilang, yang mulai mengalami masalah usai sebelas tahun menikah.

Apalagi setelah mereka melewati pertengkaran hebat yang terjadi akibat campur tangan kedua orang tua mereka.

Konflik antara Gilang dan Ambar menjadi semakin rumit ketika Yuli (Sheila Dara), murid dari kelas workshop keramik Ambar, mulai masuk ke dalam kehidupan mereka.

[Gambas:Youtube]



Gilang mulai menghabiskan banyak waktu bersama Yuli sembari mengerjakan proyek taman milik Kemal (Roy Sungkono), pacar Yuli.

Yuli pun sadar bahwa ia semakin jatuh cinta dengan suami Ambar, guru sekaligus perempuan yang ia kagumi. Ia juga merasa galau dengan perasaannya sendiri, tetapi ia tidak bisa menyembunyikan perasaan itu.

Sementara, Ambar mulai mempertanyakan apakah pernikahannya masih pantas untuk diselamatkan. Karena cinta saja masih belum cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.

Gif banner Allo Bank

HALAMAN:
1 2