Kala Greyson Chance Tuding Ellen Degeneres Manipulatif dan Oportunis
CNN Indonesia
Jumat, 23 Sep 2022 19:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Greyson Chance mengklaim Ellen Degeneres manipulatif dan oportunis ketika membantu solois itu mengawali kariernya sebagai penyanyi. (Foto: Mark Von Holden/Invision/AP/Mark Von Holden)
Meski demikian, Chance masih beberapa kali diajak untuk tampil di The Ellen Show. Ketika menghadiri acara tersebut, ia merasa tidak disambut oleh sang pembawa acara.
"Kapanpun aku datang ke acaranya, itu senyuman palsu. Dia bahkan tidak bertanya, 'Bagaimana kabarmu?' Itu hanya, 'Ini yang akan kita bicarakan. Sampai bertemu di sana'," ujar Chance.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Greyson Chance keluar sebagai gay pada 2017 ketika ia berusia 18 tahun. Dua tahun kemudian, ia datang kembali ke The Ellen Show dan sang pembawa acara mengungkit topik tersebut.
Chance mengatakan bahwa pujian Degeneres terhadap isu tersebut terasa "murahan".
"Dia keluar setelah sound check, menatapku, dan memelukku," kata Chance. "Dan dia bilang, 'Apa kabarmu?'
"Itu membunuhku di dalam karena, 'Apa maksudmu bagaimana kabarmu? Kamu yang selama ini ke mana saja?'" lanjut Chance.
Setelah itu Chance berkomitmen lagi untuk tampil di The Ellen Show, termasuk ketika ia diajak untuk menjadi bintang tamu di episode-episode terakhir acara itu. Di saat yang hampir bersamaan, Chance juga baru saja mengeluarkan album baru.
"Aku menolak acara TV nasional besar sebelum perilisan album, yang mungkin bukan langkah yang pintar, tapi aku harus melakukannya demi integritasku," ucap Chance.
Greyson Chance baru-baru ini merilis album bertajuk Palladium setelah tiga tahun sejak karya terakhirnya. Album terbarunya terdiri dari 13 lagu.
"Pada awal karierku, aku sangat utang budi padanya dan tim itu. Tapi, alasan aku di sini hari ini membicarakan sebuah album, aku sama sekali tidak utang apa pun kepadanya," katanya.
"Karena aku sendirilah yang harus membangkitkan diri. Dia tidak bisa ditemukan di mana pun," tutupnya.
Greyson Chance merupakan solois yang sempat viral pada 2010 ketika video dia menyanyikan lagu Paparazzi milik Lady Gaga sambil bermain piano meledak di internet.
Setelah itu, ia mengeluarkan single debut yang berjudul Waiting Outside the LInes pada Oktober 2010. Album debutnya menyusul pada Agustus 2011, bertajuk Hold On 'til the Night.
Sejauh ini, Greyson Chance sudah mengeluarkan dua album lainnya, yaitu Portraits pada 2019, dan Palladium pada 2022.
(pra/pra)
Jakarta, CNN Indonesia --
Greyson Chance mengklaim Ellen Degeneres sebagai orang yang manipulatif dan oportunis ketika membantu solois itu mengawali kariernya di industri musik.
"Saya tidak pernah menemukan seseorang yang lebih manipulatif, egois, dan secara gamblang oportunis daripada dia [Ellen Degeneres]," kata Greyson Chance saat diwawancara Rolling Stone, seperti dikutip dari People, Kamis (22/9).
Ellen Degeneres menemukan bakat Greyson Chance ketika video cover lagu Paparazzi yang dipopulerkan oleh Lady Gaga itu viral di internet. Degeneres kemudian mengundang Chance menjadi bintang tamu di acara The Ellen Degeneres Show pada 2010.
Setelah itu, kata Chance, Degeneres menjadi sangat "mengontrol" awal kariernya sebagai penyanyi solo. Degeneres menjadi orang yang mempertemukan Chance dengan manajer, agensi, hingga publisis.
Ia ditangani oleh dua manajer top yang pernah bekerja sama dengan Lady Gaga dan Madonna, yaitu Troy Carter dan Guy Oseary.
Bahkan, Chance juga menandatangani kontrak dengan label rekaman milik Degeneres, eleveneleven, pada Mei 2010.
Salah satu sifat mengontrol yang dilakukan Degeneres adalah ketika ia meminta Chance untuk menonton film dokumenter Justin Bieber yang berjudul Never Say Never. Degeneres, menurut Chance, mendapatkan kopi DVD itu lebih awal dari jadwal perilisan.
Namun, saat itu Chance sedang merasa kelelahan setelah bekerja sekitar 14-16 jam sehingga ia tidak menemukan waktu untuk menonton dokumenter Bieber.
Degeneres pun disebut kecewa karena Chance menolak untuk menonton dokumenter tersebut. Ibu dari Chance mengatakan pembawa acara itu marah-marah di ujung telepon.
"Aku tidak akan melupakan ini," kata Chance.
"Aku cuma ingat mendengar dari ujung telepon, [Degeneres] berteriak dan mencaci-maki, 'Ibu macam apa kamu? Kamu sadar enggak aku berusaha keras untuk mendapatkan ini, dan dia tidak bisa duduk dan nonton?'" ungkap Chance menirukan omongan Degeneres.
Singkat cerita, karier musik Greyson Chance mulai merosot ketika ia merilis Truth Be Told, Part 1 pada 2012. Setelah EP itu tidak laku di pasaran, Degeneres disebut mulai mengabaikan Chance.
Seluruh timnya, termasuk manajemen, publisis, hingga agensi, juga ikut menghilang. "Aku tidak bisa menghubunginya [Degeneres]. Tidak bisa bicara dengannya," ungkap Chance.
Lanjut ke sebelah...
Pujian Ellen Degeneres Dianggap
Greyson Chance mengklaim Ellen Degeneres manipulatif dan oportunis ketika membantu solois itu mengawali kariernya sebagai penyanyi. (Foto: AFP/VALERIE MACON)
Meski demikian, Chance masih beberapa kali diajak untuk tampil di The Ellen Show. Ketika menghadiri acara tersebut, ia merasa tidak disambut oleh sang pembawa acara.
"Kapanpun aku datang ke acaranya, itu senyuman palsu. Dia bahkan tidak bertanya, 'Bagaimana kabarmu?' Itu hanya, 'Ini yang akan kita bicarakan. Sampai bertemu di sana'," ujar Chance.
Greyson Chance keluar sebagai gay pada 2017 ketika ia berusia 18 tahun. Dua tahun kemudian, ia datang kembali ke The Ellen Show dan sang pembawa acara mengungkit topik tersebut.
Chance mengatakan bahwa pujian Degeneres terhadap isu tersebut terasa "murahan".
"Dia keluar setelah sound check, menatapku, dan memelukku," kata Chance. "Dan dia bilang, 'Apa kabarmu?'
"Itu membunuhku di dalam karena, 'Apa maksudmu bagaimana kabarmu? Kamu yang selama ini ke mana saja?'" lanjut Chance.
Setelah itu Chance berkomitmen lagi untuk tampil di The Ellen Show, termasuk ketika ia diajak untuk menjadi bintang tamu di episode-episode terakhir acara itu. Di saat yang hampir bersamaan, Chance juga baru saja mengeluarkan album baru.
"Aku menolak acara TV nasional besar sebelum perilisan album, yang mungkin bukan langkah yang pintar, tapi aku harus melakukannya demi integritasku," ucap Chance.
Greyson Chance baru-baru ini merilis album bertajuk Palladium setelah tiga tahun sejak karya terakhirnya. Album terbarunya terdiri dari 13 lagu.
"Pada awal karierku, aku sangat utang budi padanya dan tim itu. Tapi, alasan aku di sini hari ini membicarakan sebuah album, aku sama sekali tidak utang apa pun kepadanya," katanya.
"Karena aku sendirilah yang harus membangkitkan diri. Dia tidak bisa ditemukan di mana pun," tutupnya.
Greyson Chance merupakan solois yang sempat viral pada 2010 ketika video dia menyanyikan lagu Paparazzi milik Lady Gaga sambil bermain piano meledak di internet.
Setelah itu, ia mengeluarkan single debut yang berjudul Waiting Outside the LInes pada Oktober 2010. Album debutnya menyusul pada Agustus 2011, bertajuk Hold On 'til the Night.
Sejauh ini, Greyson Chance sudah mengeluarkan dua album lainnya, yaitu Portraits pada 2019, dan Palladium pada 2022.