Jakarta, CNN Indonesia -- Pengacara Rizky Billar membantah serangkaian kabar yang menyebut kliennya membanting Lesti Kejora berkali-kali dalam kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang membelit rumah tangga pasangan itu.
Rizky Billar sendiri sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada hari ini, tapi yang bersangkutan tidak datang karena mengaku mengalami kondisi psikis yang "terganggu", sehingga meminta penundaan pemeriksaan.
"Sebenarnya kalau kata-kata dibanting itu, itu tidak benar. Dibanting-banting berkali kali itu tidak benar," kata pengacara Rizky Billar, Adek Erfil Manurung, di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya itu dia [Rizky Billar] menepis, ketika dia ke kamar mandi. Waktu [Billar] mau ke kamar mandi, Lesti mengejar. Mengejar narik, ditepis begini [tangan ke udara], dan itu [membuat Lesti] jatuh," lanjutnya.
"Dan laporan Lesti juga bukan dibanting, tapi kebanting," kata Adek.
"Saya tanya ke Rizky, 'Apa benar itu dibanting-banting?' [Rizky menjawab] 'Oh tidak bang', terus saya juga tanya ke Dedek, Lesti maksudnya, Lesti bilang bukan dibanting tapi kebanting," kata Adek.
"Dia [Lesti Kejora] menarik Billar, Lesti itu menarik Billar, kalungnya sampai putus. Lalu Billar menepis, kebantinglah, jatohlah ke kamar mandi, ke lantai maksudnya," kata Adek.
[Gambas:Video CNN]
Ucapan Adek Erfil ini bertentangan dengan pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan, beberapa waktu lalu. Kala itu, Zulpan menyebut Lesti Kejora mengalami serangkaian kekerasan oleh Rizky Billar, mulai dari leher dicekik, dibanting ke kasur hingga di kamar mandi.
"Di leher itu, yang saya jelaskan di awal, lehernya kan dicekik dan [Lesti] kemudian dibanting ke kasur, tangan ditarik [saat dipaksa] ke kamar mandi, dan dibanting di kamar mandi," kata Zulpan seperti diberitakan pada Selasa (4/10).
"Akibat bantingan di kamar mandi itulah lehernya [Lesti] digips. Untuk unsur pidananya ini adalah kekerasan dalam rumah tangga," lanjutnya.
Lanjut ke sebelah..
Rizky Billar Diperiksa Pekan Depan
Menurut pengacara Rizky Billar, omongan Polisi Lesti Kejora
"Di muka tidak terlihat lebam, tapi di tangan dan kaki karena akibat bantingan itu. Luka-luka itu tidak diperlihatkan karena kan tertutup, walaupun penyidik sudah memiliki foto-foto," kata Zulpan.
Sementara itu, meski membantah kabar Lesti Kejora dibanting Rizky Billar, Adek Erfil Manurung mengatakan pernyataan lebih lengkap akan diungkap saat Rizky Billar dan Lesti Kejora menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan Rizky Billar sendiri ditunda hingga pekan depan. Suami Lesti Kejora itu disebut Adek akan menjalani pemeriksaan pada Kamis (13/10) pukul 13.00 WIB di Polres Metro Jakarta Selatan. Apalagi, pihak kepolisian disebut Adek tak mau pemeriksaan Rizky ditunda.
Di sisi lain, Lesti Kejora juga belum menjalani pemeriksaan dan hingga saat ini disebut masih dalam proses fisioterapi akibat serangkaian luka yang ia terima dari dugaan kasus KDRT ini.
Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar, atas dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan itu diterima dengan nomor perkara LP/B/2348/IX/2022/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Lesti mengalami luka-luka setelah didorong, dibanting, bahkan hingga dicekik oleh Rizky. Tindakan KDRT itu diduga dilakukan Rizky Billar di kamar serta di kamar mandi mereka.
"Tangan kanan dan kiri leher dan tubuhnya [Lesti] merasa sakit," kata Zulpan dalam keterangannya, Kamis (29/9).
Dugaan KDRT dari Rizky Billar ke Lesti itu terjadi pada Rabu (28/9) sekitar pukul 01.51 WIB dan pukul 09.47 WIB di Jalan Gaharu III, Cilandak, Jakarta Selatan.
Saat itu Rizky diduga melakukan kekerasan fisik dengan mendorong dan membanting Lesti ke kasur dan mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai.
KDRT tersebut kembali terulang pada keesokan harinya pukul 09.47 WIB. Saat itu, Rizky menarik tangan korban ke arah kamar mandi, kemudian disebut membanting korban ke lantai dan dilakukan berulang kali.