Promotor: Konser Coldplay Jakarta Dihadiri 80 Ribu Penonton
CNN Indonesia
Selasa, 21 Nov 2023 16:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
TEM Presents memperkirakan 80 ribu orang menonton konser pertama Coldplay di Jakarta, Indonesia, Rabu (15/11). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Beberapa masalah yang disoroti penonton dari dua konser tersebut membuat Sandi menjanjikan sertifikasi untuk promotor yang hendak menyelenggarakan pertunjukan musik di berbagai skala penonton.
"Ada tentunya beberapa catatan untuk perbaikan, tapi kami ingin juga konser ke depan akan semakin baik melalui perizinan event dan sertifikasi promotor berlandaskan digitalisasi," kata Sandiaga Uno dalam Weekly Brief Menparekraf yang tayang di kanal YouTube Kemenparekraf, Senin (20/11) malam.
"Ini akan kami fasilitasi dengan pengkajian sertifikasi dari EO dan promotor, dan tentunya proses digitalisasi perizinan event akan terintegrasi," Sandiaga menegaskan.
Dalam konser Music of the Spheres World Tour di Jakarta, Coldplay membawakan 22 lagu yang terbagi dalam empat babak berisi berbagai lagu hit mereka.
Beberapa di antaranya adalah Adventure of a Lifetime, Paradise, Viva la Vida, Hymn for the Weekend, Everglow, Yellow, Something Just Like This, My Universe, A Sky Full of Stars, Sparks.
Konser Coldplay di Jakarta ditutup dengan sejumlah lagu, yakni Humankind, Fix You, dan Biutyful. Seusai konser, Kamis (16/11), Coldplay memuji penggemarnya di Indonesia dan berjanji akan kembali.
"Terima kasih untuk salah satu malam terbaik yang pernah ada, Jakarta. Kami akan kembali!!" tulis band pelantun lagu Everglow itu di Instagram.
Drummer Coldplay Will Champion juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemar karena sudah bersabar menunggu pihaknya seperempat abad.
"Yah, lebih baik terlambat dibanding tidak sama sekali. Butuh 25 tahun bagi kami untuk bisa ke Jakarta dan saya baru ingat mengunggah foto ini saat ada di bagian B-stage acara," ujar Champion.
(far/chri)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pihak penyelenggara konserColdplay di Jakarta, Third Eye Management (TEM) Presents, mengungkapkan perkiraan jumlah penonton yang menonton pertunjukan pada Rabu (15/11) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Direktur TEM Presents Samantha Tsovoloz mengungkap sekitar 80 ribu penonton menonton penampilan perdana Coldplay di Indonesia.
"Saya kira itu disaksikan 80 ribu [penonton]. Itu jadi salah satu pertunjukan mereka yang paling menakjubkan di Asia," ujar Samantha dalam Weekly Brief Menparekraf yang tayang di kanal YouTube Kemenparekraf, Senin (20/11) malam.
Dalam paparannya, Samantha memberikan kesan positif dan menyoroti upaya pentolan Coldplay Chris Martin yang rela mempelajari bahasa dan budaya Indonesia demi interaksi yang ia bangun bersama penonton.
"Dia [Chris Martins] bahkan sampai belajar untuk berbicara bahasa Indonesia, menyapa para penonton, dan mengatakan bahwa dia bakal manggung di Jakarta setiap pekan jika memungkinkan," papar Samantha.
"Jadi terima kasih kepada para penonton. Itu sangat ajaib. Orang-orang bahkan sampai menangis, itu sungguh menakjubkan," sambungnya.
Merespons pernyataan Samantha, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga turut menyoroti momen saat Chris Martin mengucapkan pantun ala Indonesia di atas panggung.
"Tidak hanya belajar bahasa Indonesia, dia juga menuturkan pantun, yang mana itu adalah Warisan Budaya Tak Benda yang diakui UNESCO," timpal Sandiaga.
Dalam hal itu, Sandiaga juga berterima kasih kepada TEM Presents selaku manajemen yang memboyong Coldplay ke Indonesia.
Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan konser Coldplay di Jakarta dapat memupuk kepercayaan diri bagi pemerintah untuk mendukung pertunjukan musik serupa.
"Thank you Samantha, penyelenggaraan ini memberikan kami kepercayaan diri untuk menjadi tuan rumah konser-konser besar selanjutnya, meski mungkin tidak sebesar Coldplay," sambung Sandiaga.
"Kami siap, pemerintah akan memfasilitasi, kami juga menghargai komunikasi yang terjalin dari seluruh tim yang menangani ini," imbuhnya.
Kendati demikian, Sandi tetap menyoroti catatan dari penonton terkait penyelenggaraan konser Coldplay dan Bring Me The Horizon di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lanjut ke sebelah...
Menparekraf Rencanakan Sertifikasi Promotor Konser
TEM Presents memperkirakan 80 ribu orang menonton konser pertama Coldplay di Jakarta, Indonesia, Rabu (15/11). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Beberapa masalah yang disoroti penonton dari dua konser tersebut membuat Sandi menjanjikan sertifikasi untuk promotor yang hendak menyelenggarakan pertunjukan musik di berbagai skala penonton.
"Ada tentunya beberapa catatan untuk perbaikan, tapi kami ingin juga konser ke depan akan semakin baik melalui perizinan event dan sertifikasi promotor berlandaskan digitalisasi," kata Sandiaga Uno dalam Weekly Brief Menparekraf yang tayang di kanal YouTube Kemenparekraf, Senin (20/11) malam.
"Ini akan kami fasilitasi dengan pengkajian sertifikasi dari EO dan promotor, dan tentunya proses digitalisasi perizinan event akan terintegrasi," Sandiaga menegaskan.
Dalam konser Music of the Spheres World Tour di Jakarta, Coldplay membawakan 22 lagu yang terbagi dalam empat babak berisi berbagai lagu hit mereka.
Beberapa di antaranya adalah Adventure of a Lifetime, Paradise, Viva la Vida, Hymn for the Weekend, Everglow, Yellow, Something Just Like This, My Universe, A Sky Full of Stars, Sparks.
Konser Coldplay di Jakarta ditutup dengan sejumlah lagu, yakni Humankind, Fix You, dan Biutyful. Seusai konser, Kamis (16/11), Coldplay memuji penggemarnya di Indonesia dan berjanji akan kembali.
"Terima kasih untuk salah satu malam terbaik yang pernah ada, Jakarta. Kami akan kembali!!" tulis band pelantun lagu Everglow itu di Instagram.
Drummer Coldplay Will Champion juga mengucapkan terima kasih kepada para penggemar karena sudah bersabar menunggu pihaknya seperempat abad.
"Yah, lebih baik terlambat dibanding tidak sama sekali. Butuh 25 tahun bagi kami untuk bisa ke Jakarta dan saya baru ingat mengunggah foto ini saat ada di bagian B-stage acara," ujar Champion.