Sinopsis Srimulat Hidup Memang Komedi, Aneka Drama Jelang Mejeng di TV
Sementara itu, Gepeng yang patah hati membuat banyak anggota Srimulat kesal, terutama Tarsan. Tarsan merasa Gepeng hanya membuat masalah dengan ketidakdisiplinannya. Basuki (Elang El Gibran) pun berusaha mengingatkan Gepeng akan tujuannya ke ibu kota.
Hingga suatu kali, ketika Gepeng mengantar Royani pulang ke rumah, mereka bertemu pria yang kencan dengan Royani. Di tengah suasana kikuk, Royani justru mengajak Gepeng bersamanya dan pria misterius itu jalan-jalan bersama.
Lihat Juga :![]() LAPORAN INTERAKTIF Babad Pentas Srimulat |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mereka sedang berjalan di sebuah taman, tiba-tiba mereka dihampiri polisi. Polisi itu mencari pria kaya teman kencan Royani dan ikut menggeret perempuan itu. Gepeng yang panik memaksa untuk menemani Royani ke kantor polisi.
Di sisi lain, Tessy dengan geng wadam ikut beroperasi di Taman Lawang. Tessy bahkan ikut membantu teman-temannya menghajar laki-laki yang melecehkan seorang wadam. Namun pada situasi riuh itu, tiba-tiba ada patroli dari aparat.
Tessy, Gepeng, Royani tak pulang malam itu ke rumah masing-masing. Geng Srimulat dan Babe Makmur panik bukan kepalang. Kondisi ini jelas membuat rencana Srimulat untuk tampil di TVRI menjadi makin tidak jelas.
Srimulat Hidup Memang Komedi masih ditulis dan diarahkan oleh Fajar Nugros. Film ini pun tampak masih menggunakan set, lokasi, hingga properti yang sama dengan babak pertama.
Srimulat Hidup Memang Komedi digarap berdasarkan cerita para pemain Srimulat asli yang masih ada, seperti Nunung, Tessy, Tarsan, dan juga dalam kurasi Eko Saputro selaku anak dari Teguh Slamet Rahardjo dan Djudjuk Djuwariah.
Seperti babak pertama, Srimulat Hidup Memang Komedi juga menampilkan sejumlah penampilan kejutan dari para pemain Srimulat yang masih ada.
Srimulat Hidup Memang Komedi tayang di bioskop Indonesia mulai 23 November 2023.
Babak kedua Srimulat: Hil yang Mustahal Babak Pertama akhirnya tayang setelah lebih dari setahun berjarak. Dengan judul Srimulat Hidup Memang Komedi, film ini masih masih dibintangi para pemain babak pertama, seperti Bio One, Teuku Rifnu Wikana, Ibnu Jamil, dan Rano Karno.
Srimulat Hidup Memang Komedi melanjutkan perjalanan grup Srimulat dalam mulai meniti karier di Jakarta pada dekade '80-an. Setelah sebelumnya sempat riuh dalam beradaptasi satu sama lain dalam satu rumah, kini mereka mesti beradaptasi dengan kehidupan ibu kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Srimulat Hidup Memang Komedi.
Alkisah, Srimulat mesti putar otak begitu mengetahui bahwa syuting mereka di TVRI haruslah menggunakan bahasa Indonesia. Sementara itu, Asmuni (Teuku Rifnu Wikana) lupa memberitahukan hal tersebut kepada anggota lainnya.
Hampir semua kalang kabut, terutama Gepeng (Bio One) yang sama sekali tak bisa bahasa Indonesia. Namun Srimulat bertemu penolong mereka, Royani (Indah Permatasari) anak Babe Makmur (Rano Karno) si juragan kontrakan).
Seiring dengan pendidikan bahasa Indonesia yang diajarkan Royani, kedekatan perempuan itu dengan Gepeng membuat pemuda asal Solo itu jatuh cinta. Royani pun tampak memberikan angin kepada Gepeng.
Namun rasa cinta itu tak lama. Rupanya Gepeng mendapati Royani kerap jalan bersama dengan seorang pria misterius yang mengendarai mobil. Gepeng pun melihat keduanya berkencan dan membuat pemuda itu patah hati.
Sementara itu, anggota Srimulat yang lain berjuang untuk memiliki ciri khas jelang penampilan mereka di TVRI. Seperti Nunung (Zulfa Maharani) yang belajar mengecat rambut, Tarsan (Ibnu Jamil) dengan seragam TNI, hingga Tessy (Erick Estrada) yang mendalami peran banci.
Namun Tessy tampaknya menemukan hal lain dalam pendalaman karakter waria tersebut. Tessy menemukan persaudaraan di antara para waria yang ia temui di pasar yang menyelamatkan dirinya dari kejaran pedagang batu akik.
Para wadam tersebut mengajarkan Tessy banyak hal, mulai dari berdandan seperti mereka hingga keakraban lain di luar keluarga Srimulat yang selama ini ia kenal.
Lanjut ke sebelah..
Sinopsis Srimulat Hidup Memang Komedi
Sinopsis Srimulat Hidup Memang Komedi: film ini melanjutkan perjalanan grup Srimulat dalam mulai meniti karier di Jakarta pada dekade '80-an. (dok. MNC Pictures/IDN Pictures via YouTube)
Sementara itu, Gepeng yang patah hati membuat banyak anggota Srimulat kesal, terutama Tarsan. Tarsan merasa Gepeng hanya membuat masalah dengan ketidakdisiplinannya. Basuki (Elang El Gibran) pun berusaha mengingatkan Gepeng akan tujuannya ke ibu kota.
Hingga suatu kali, ketika Gepeng mengantar Royani pulang ke rumah, mereka bertemu pria yang kencan dengan Royani. Di tengah suasana kikuk, Royani justru mengajak Gepeng bersamanya dan pria misterius itu jalan-jalan bersama.
Lihat Juga :![]() LAPORAN INTERAKTIF Babad Pentas Srimulat |
Ketika mereka sedang berjalan di sebuah taman, tiba-tiba mereka dihampiri polisi. Polisi itu mencari pria kaya teman kencan Royani dan ikut menggeret perempuan itu. Gepeng yang panik memaksa untuk menemani Royani ke kantor polisi.
Di sisi lain, Tessy dengan geng wadam ikut beroperasi di Taman Lawang. Tessy bahkan ikut membantu teman-temannya menghajar laki-laki yang melecehkan seorang wadam. Namun pada situasi riuh itu, tiba-tiba ada patroli dari aparat.
Tessy, Gepeng, Royani tak pulang malam itu ke rumah masing-masing. Geng Srimulat dan Babe Makmur panik bukan kepalang. Kondisi ini jelas membuat rencana Srimulat untuk tampil di TVRI menjadi makin tidak jelas.
Srimulat Hidup Memang Komedi masih ditulis dan diarahkan oleh Fajar Nugros. Film ini pun tampak masih menggunakan set, lokasi, hingga properti yang sama dengan babak pertama.
Srimulat Hidup Memang Komedi digarap berdasarkan cerita para pemain Srimulat asli yang masih ada, seperti Nunung, Tessy, Tarsan, dan juga dalam kurasi Eko Saputro selaku anak dari Teguh Slamet Rahardjo dan Djudjuk Djuwariah.
Seperti babak pertama, Srimulat Hidup Memang Komedi juga menampilkan sejumlah penampilan kejutan dari para pemain Srimulat yang masih ada.
Srimulat Hidup Memang Komedi tayang di bioskop Indonesia mulai 23 November 2023.

