How Do You Live?, Novel Inspirasi The Boy and the Heron Hayao Miyazaki
CNN Indonesia
Kamis, 30 Nov 2023 19:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut penjelasan dan sinopsis novel How Do You Live? yang jadi inspirasi Hayao Miyazaki dan film terbarunya, The Boy and the Heron. (Courtesy of Penguin Books)
Jakarta, CNN Indonesia --
How Do You Live?merupakan novel karya Genzaburo Yoshino yang jadi bacaan favorit Hayao Miyazaki kala kecil dan menjadi inspirasi film terbarunya, The Boy and the Heron.
Novel yang pertama kali terbit pada 1937 ini merupakan karya sastra populer dalam pendidikan seni klasik dan kerap dinilai sebagai bagian dari sastra anak. How Do You Live? juga fokus pada kehidupan remaja, anak sekolah menengah.
How Do You Live? dinarasikan dua karakter. Sebagian besar dari Junichi Honda, siswa SMP berusia 15 tahun yang dikenal dengan nama panggilan Copper. Nama panggilan itu berasal dari pembicaraannya dengan pamannya.
Sedangkan, narasi satunya lagi adalah dari sang paman, namanya tak pernah dipublikasikan, yang semuanya dituangkan dalam jurnal dan nantinya turut dibaca Copper.
Junichi Honda merupakan murid yang atletis dan sangat berbakat secara akademis. Ia pun turut populer di sekolah. Pemikirannya pun cukup kritis dibandingkan teman-teman sepantarannya.
Ia tinggal bersama sang ibu, dan banyak berbincang-bincang dengan pamannya, terutama setelah sang ayah yang merupakan eksekutif bank meninggal dunia.
Paman, dari pihak ibu, sering berujung ke rumahnya. Saat bertemu, Junichi Honda kerap berdiskusi masalah kehidupan, seperti pertemanan di sekolah, hal-hal yang ia temui sehari-hari, seperti di jalanan, bahkan hanya dari segelas susu.
Pandangan dan pemikiran kritis itu yang kemudian membuat Junichi Honda mendapat panggilan Copper yang berasal dari Nicolaus Copernicus, astronom sekaligus matematikawan asal Polandia pada masa Renaissance.
Tak hanya itu, Copper pun berbagi segala keresahannya, termasuk isu perundungan, keberanian bersuara hingga permasalahan dalam persahabatannya kepada sang paman.
Kepada Copper, paman banyak mendengar dan memberikan dukungan atau nasihat apabila diminta keponakannya itu. Di sisi lain, pamannya itu juga kerap menuangkan interaksi mereka kala itu dalam buku harian dan nantinya diberikan kepada Copper.
Sepanjang cerita, Copper, baik sendiri maupun bersama paman, memandangi bintang-bintang, dan menggunakan penemuannya tentang langit, bumi, dan sifat manusia untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana ia akan hidup.
Lanjut ke sebelah...
Novel bertajuk asli 君たちはどう生きるか karya Genzaburo Yoshino ini pertama kali terbit pada 1937. Dalam terjemahan bahasa Inggris, buku tersebut memiliki sekitar 288 halaman.
Sementara itu, film terbaru dari Hayao Miyazaki yang kini dikenal dengan judul The Boy and the Heron tidak mengadaptasi secara penuh atau lepas novel How Do You Live?.
Pada suatu hari, ia pulang ke rumah setelah berkelahi dengan murid lainnya. Namun, ia sengaja melukai dirinya sendiri sehingga membutuhkan waktu untuk pemulihan. Pada saat itu lah, ia menemukan novel How Do You Live? dengan coretan-coretan ibu dalam buku itu.
Sambutan hangat terhadap buku How Do You Live? sudah terlihat sejak Hayao Miyazaki mengumumkan bersiap buat film baru karena terinspirasi novel tersebut setidaknya sejak 2019.
Hal tersebut terus berlanjut hingga film itu resmi tayang di Jepang pada Juli 2023. Penerbit Iwanami Shoten sempat mengumumkan sudah 1,8 juta eksemplar How Do You Live? dicetak dan terjual.
Seperti diberitakan Sankei pada Juli 2023, hal itu membuat How Do You Live? menjadi buku terlaris dalam sepanjang sejarah penerbit Iwanami. Sedangkan versi bahasa Inggris baru diterjemahkan dan terbit pada 2021.
Sementara itu, film The Boy and the Heron dijadwalkan tayang 13 Desember di bioskop Indonesia.
Jakarta, CNN Indonesia --
How Do You Live?merupakan novel karya Genzaburo Yoshino yang jadi bacaan favorit Hayao Miyazaki kala kecil dan menjadi inspirasi film terbarunya, The Boy and the Heron.
Novel yang pertama kali terbit pada 1937 ini merupakan karya sastra populer dalam pendidikan seni klasik dan kerap dinilai sebagai bagian dari sastra anak. How Do You Live? juga fokus pada kehidupan remaja, anak sekolah menengah.
How Do You Live? dinarasikan dua karakter. Sebagian besar dari Junichi Honda, siswa SMP berusia 15 tahun yang dikenal dengan nama panggilan Copper. Nama panggilan itu berasal dari pembicaraannya dengan pamannya.
Sedangkan, narasi satunya lagi adalah dari sang paman, namanya tak pernah dipublikasikan, yang semuanya dituangkan dalam jurnal dan nantinya turut dibaca Copper.
Junichi Honda merupakan murid yang atletis dan sangat berbakat secara akademis. Ia pun turut populer di sekolah. Pemikirannya pun cukup kritis dibandingkan teman-teman sepantarannya.
Ia tinggal bersama sang ibu, dan banyak berbincang-bincang dengan pamannya, terutama setelah sang ayah yang merupakan eksekutif bank meninggal dunia.
Paman, dari pihak ibu, sering berujung ke rumahnya. Saat bertemu, Junichi Honda kerap berdiskusi masalah kehidupan, seperti pertemanan di sekolah, hal-hal yang ia temui sehari-hari, seperti di jalanan, bahkan hanya dari segelas susu.
Pandangan dan pemikiran kritis itu yang kemudian membuat Junichi Honda mendapat panggilan Copper yang berasal dari Nicolaus Copernicus, astronom sekaligus matematikawan asal Polandia pada masa Renaissance.
Tak hanya itu, Copper pun berbagi segala keresahannya, termasuk isu perundungan, keberanian bersuara hingga permasalahan dalam persahabatannya kepada sang paman.
Kepada Copper, paman banyak mendengar dan memberikan dukungan atau nasihat apabila diminta keponakannya itu. Di sisi lain, pamannya itu juga kerap menuangkan interaksi mereka kala itu dalam buku harian dan nantinya diberikan kepada Copper.
Sepanjang cerita, Copper, baik sendiri maupun bersama paman, memandangi bintang-bintang, dan menggunakan penemuannya tentang langit, bumi, dan sifat manusia untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana ia akan hidup.
Lanjut ke sebelah...
Mengenal Novel How Do You Live?
Berikut penjelasan dan sinopsis novel How Do You Live? yang jadi inspirasi Hayao Miyazaki dan film terbarunya, The Boy and the Heron. (Courtesy of Penguin Books)
Novel bertajuk asli 君たちはどう生きるか karya Genzaburo Yoshino ini pertama kali terbit pada 1937. Dalam terjemahan bahasa Inggris, buku tersebut memiliki sekitar 288 halaman.
Sementara itu, film terbaru dari Hayao Miyazaki yang kini dikenal dengan judul The Boy and the Heron tidak mengadaptasi secara penuh atau lepas novel How Do You Live?.
Pada suatu hari, ia pulang ke rumah setelah berkelahi dengan murid lainnya. Namun, ia sengaja melukai dirinya sendiri sehingga membutuhkan waktu untuk pemulihan. Pada saat itu lah, ia menemukan novel How Do You Live? dengan coretan-coretan ibu dalam buku itu.
Sambutan hangat terhadap buku How Do You Live? sudah terlihat sejak Hayao Miyazaki mengumumkan bersiap buat film baru karena terinspirasi novel tersebut setidaknya sejak 2019.
Hal tersebut terus berlanjut hingga film itu resmi tayang di Jepang pada Juli 2023. Penerbit Iwanami Shoten sempat mengumumkan sudah 1,8 juta eksemplar How Do You Live? dicetak dan terjual.
Seperti diberitakan Sankei pada Juli 2023, hal itu membuat How Do You Live? menjadi buku terlaris dalam sepanjang sejarah penerbit Iwanami. Sedangkan versi bahasa Inggris baru diterjemahkan dan terbit pada 2021.
Sementara itu, film The Boy and the Heron dijadwalkan tayang 13 Desember di bioskop Indonesia.