Daftar Musisi dan Penyanyi Vokal Bela Palestina

CNN Indonesia
Kamis, 17 Sep 2026 13:00 WIB
Ben tampil sangat ekspresif setiap membawakan lagu. Ia selalu menghayati ketika bernyanyi walau menyanyikan lagu yang beraliran hip hop.
Daftar musisi dan penyanyi yang vokal bela Palestina, seperti Macklemore hingga Dua Lipa. (CNN Indonesia/M. Andika Putra)

Massive Attack

Pelopor genre trip-hop, Massive Attack, telah memboikot Israel sejak 1999. Selama lebih dari 25 tahun, mereka menjadi salah satu yang paling konsisten dalam menentang Zionisme dan menggalang dana untuk Palestina.

Selain menggelar berbagai konser amal serta secara aktif mengecam apartheid Israel dan mendorong divestasi darinya, Robert "3D" Del Naja dan Grant "Daddy G" Marshall tidak pernah berkompromi sedikit pun terkait sikap mereka.

Baru-baru ini, mereka berkolaborasi dengan Fontaines DC dan Young Fathers dalam perilisan EP Ceasefire, dengan menyumbangkan 100 persen pendapatannya kepada organisasi Doctors Without Borders untuk wilayah Gaza dan Tepi Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

The Weeknd

Sejak ditunjuk sebagai Goodwill Ambassador untuk Program Pangan Dunia PBB (WFP), The Weeknd menyumbangkan makanan senilai US$4,5 juta kepada penduduk Gaza di tengah kekerasan yang dilakukan Israel terhadap mereka sejak 7 Oktober 2023.

Jennifer Lopez

Pada 2024, saat serangan terhadap Gaza mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, Jennifer Lopez mengirimkan makanan dan perlengkapan medis senilai US$4,5 juta kepada warga Palestina di wilayah tersebut.

Kehlani

Kehlani menjadi salah satu penyanyi yang mendukung Macklemore dan kencang menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Bersamaan dengan peluncuran video musik pro-Palestina untuk lagu Next 2 U, Kehlani merilis merchandise lagu tersebut yang "dibuat di Betlehem di bengkel jahit milik dan dikelola keluarga."

Dana sebesar US$555.000 yang terkumpul dari upaya ini kemudian "disalurkan kepada keluarga-keluarga Palestina, Kongo, dan Sudan melalui Operation Olive Branch."

Rage Against the Machine

Meskipun grup ini bubar pada tahun 2000 dan tidak pernah merilis album lagi sejak saat itu, karya-karya mereka, termasuk para personel terus berperan dalam aksi pembangkangan sipil hingga hari ini.

Sekitar 2,5 dekade setelah sang vokalis, Zack de la Rocha, melantunkan lirik "Like Gaza, on to the dawn of Intifada," ia melewatkan acara pelantikan grup tersebut ke dalam Rock & Roll Hall of Fame pada 2023 demi menghadiri aksi unjuk rasa di Washington DC yang menentang pembunuhan warga sipil secara membabi-buta di Palestina.

Dengan semangat serupa, gitaris Tom Morello juga hadir dan tampil dalam sejumlah aksi protes mahasiswa yang menentang genosida yang dilakukan Israel.

Green Day

Tanpa memedulikan konsekuensinya, Billie Joe Armstrong mengenakan bendera Palestina saat tampil di Malaysia pada awal 2025 dan kerap mengubah lirik lagu saat tampil secara langsung demi menarik perhatian terhadap genosida yang sedang terjadi di wilayah tersebut.

Saat Green Day tampil sebagai penampil utama di Coachella, ia bahkan mengubah lirik lagu "Jesus of Suburbia" dan menyanyikan, "Lari dari rasa sakit seperti anak-anak dari Palestina / Kisah dari keluarga yang hancur lainnya."

Damon Albarn (Gorillaz & Blur)

Sebagai sosok yang sejak lama menentang perang, Damon Albarn menggalang dukungan untuk Palestina saat tampil sebagai bintang tamu dalam pertunjukan Bombay Bicycle Club di festival Glastonbury 2024.

DJ Snake

DJ Snake adalah pendukung vokal Palestina. Ia kerap memanfaatkan platform global dan panggung konsernya untuk menyuarakan perdamaian, menyerukan gencatan senjata, serta menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Ia pernah memutar lagu pro-Palestina yang populer, "Dammi Falastini" (Darahku adalah Palestina), dalam pertunjukan langsung, termasuk saat konser penting di Kanada dan penampilan di festival-festival besar.

Produser musik bernama lengkap William Sami Étienne Grigahcine ini juga memimpin penonton meneriakkan seruan soal kemerdekaan Palestina.

(chri)

HALAMAN:
1 2