Russell Brand Disebut Predator Seksual di Sidang Dugaan Pemerkosaan
Aktor sekaligus komedian Inggris, Russell Brand, disebut sebagai predator seksual yang "kejam dan penuh perhitungan" dalam argumen pembuka sidang kasus dugaan pemerkosaan di Pengadilan Southwark Crown, London.
Pihak jaksa penuntut umum menyebut pria berusia 49 tahun itu memiliki nafsu seksual yang rakus, membabi buta, dan tak pandang bulu, seperti diberitakan Variety pada Rabu (14/10).
Saat ini, Brand menghadapi tiga dakwaan pemerkosaan, tiga dakwaan pelecehan seksual, serta satu dakwaan penyerangan tidak senonoh. Ia telah menyatakan tidak bersalah dan menepis seluruh tuduhan yang dilayangkan kepadanya.
Russell Brand hadir untuk mengikuti persidangan dengan mengenakan setelan jas hitam, kemeja bergaris, dasi putih yang dilonggarkan, serta kacamata hitam. Ia masuk sembari menggenggam erat tangan sang istri, Laura Gallacher.
Saat dicegat awak media, sang komedian masih sempat melontarkan kalimat bernada optimis.
"Saya merasa terberkati. Tentu saja saya merasa khawatir, tetapi saya berharap proses ini akan membawa hasil yang baik bagi semua orang-itu doa saya," tuturnya.
Selama duduk di dalam ruang sidang, Brand tampak sibuk mengusap-usap batu kecil di tangannya.
Sidang yang dikawal juri beranggotakan delapan pria dan empat wanita ini mengupas kesaksian dari enam perempuan yang identitasnya dilindungi seumur hidup oleh hukum Inggris.
Jaksa Riel Karmy-Jones KC menegaskan bahwa keenam terduga korban ini tidak saling mengenal dan berani angkat bicara secara independen terkait insiden yang membentang antara tahun 1999 hingga 2009 tersebut.
Di hadapan juri, Karmy-Jones membeberkan taktik manipulatif Brand yang lihai mengatakan apa pun yang ingin didengar korbannya demi memuaskan berahi.
"Ia predator seksual, sosok yang gemar merayu dengan nafsu seksual luar biasa besar," kata Karmy-Jones dalam sidang.
Sang jaksa mendeskripsikan kelakuan Brand layaknya anak kecil yang egois dengan ia menuntut segala keinginannya harus selalu dituruti dan kerap bersikap acuh tak acuh setelah memaksakan kehendak.
Pihak penuntut juga mengutip kesaksian mantan teman Brand yang menyebut sang aktor pernah sesumbar ingin meniduri "5.000 perempuan" dalam hidupnya lengkap dengan sejumlah aturan untuk memuluskan obsesi tersebut.
Detail dugaan pemerkosaan oleh Russell Brand
Kasus pertama menimpa seorang perempuan berusia 20-an pada tahun 1999. Korban yang kala itu mengira Brand adalah seorang gay, mengundangnya ke kamar hotel untuk membuat teh usai bertemu di konferensi Partai Buruh.
Korban kemudian terkejut saat keluar dari kamar mandi dan melihat sang aktor sudah setengah telanjang, lalu melompat-lompat konyol di ruangan layaknya burung unta. Saat korban membeku kebingungan, Brand diduga kuat menarik pakaian dalamnya dan langsung memerkosanya.
Insiden kedua terjadi pada 2001 ketika seorang pegawai perempuan MTV diminta menunjukkan arah toilet. Brand secara agresif mencoba menarik korban untuk masuk bersamanya, tapi perempuan itu berhasil melawan dan melepaskan diri.
Lanjut ke sebelah...