ANCAMAN TERORISME
AS Peringatkan Serangan Kelompok Ekstremis di Turki
CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2014 03:45 WIB
Istanbul, CNN Indonesia -- Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara, mengatakan pada Rabu (3/12) pihaknya telah menerima laporan bahwa "kelompok-kelompok ekstremis" mungkin merencanakan serangan terhadap kelompok oposisi Suriah di kota tenggara Turki, Gaziantep.
Meski begitu, tidak disebutkan secara pasti siapa yang mungkin akan melakukan serangan.
"Kedutaan Besar Amerika Serikat telah menerima laporan bahwa kelompok-kelompok ekstremis mungkin merencanakan serangan terhadap gedung pemerintah Interim Suriah," kata pernyataan Kedubes AS.
"Kami mengingatkan warga AS bahwa situasi di tenggara Turki, yang biasanya tenang, dapat berubah tanpa peringatan dan warga AS harus menghindari perjalanan ke daerah dekat perbatasan Suriah," tulis pernyataan itu.
Kelompok oposisi yang menganggap diri mereka sebagai pemerintahan Suriah di pengasingan membentuk pemerintahan interim pada November tahun lalu. Awal tahun ini, mereka mendeklarasikan markas besar di kota Gaziantep, Turki, yang berbatasan dengan Suriah.
Kelompok oposisi ini memberikan layanan lokal dan dukungan di daerag yang dikuasai oleh pemberontak Suriah, namun pertikaian dan pertempuran di Suriah serta kuranganya bantuan donor telah membatasi pengaruh mereka.
Meski begitu, tidak disebutkan secara pasti siapa yang mungkin akan melakukan serangan.
"Kedutaan Besar Amerika Serikat telah menerima laporan bahwa kelompok-kelompok ekstremis mungkin merencanakan serangan terhadap gedung pemerintah Interim Suriah," kata pernyataan Kedubes AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok oposisi yang menganggap diri mereka sebagai pemerintahan Suriah di pengasingan membentuk pemerintahan interim pada November tahun lalu. Awal tahun ini, mereka mendeklarasikan markas besar di kota Gaziantep, Turki, yang berbatasan dengan Suriah.
Kelompok oposisi ini memberikan layanan lokal dan dukungan di daerag yang dikuasai oleh pemberontak Suriah, namun pertikaian dan pertempuran di Suriah serta kuranganya bantuan donor telah membatasi pengaruh mereka.