MILITER AS
Militer AS Berencana Ganti Pistol
CNN Indonesia
Kamis, 04 Des 2014 12:27 WIB
Washington, CNN Indonesia -- Militer Amerika Serikat berencana mengganti pistol genggam mereka yang sudah dipakai hampir tiga dekade dengan yang lebih baru. Rencana ini membuat berbagai produsen senjata api antre menawarkan produk-produk mereka.
Kepada CNNMoney, Kamis (4/12), juru bicara Pentagon mengatakan Januari mendatang militer akan mengajukan permohonan penggantian pistol Beretta buatan Italia yang telah digunakan sejak tahun 1985.
Rencana ini menjadi kesempatan emas bagi produsen senjata api di berbagai negara. Pasalnya, militer AS akan memborong banyak pistol dan menggunakannya untuk waktu lama, sehingga kontrak semacam bisa jadi kesempatan satu-satunya.
Beretta yang telah digunakan selama hampir 30 tahun masih kalah dengan pistol semiotomatis pertama AS, yaitu M1911 buatan Colt yang telah dipakai selama 90 tahun.
Pistol Colt telah melalui peperangan AS dengan Filipina, Perang Dunia dan Perang Vietnam, sebelum akhirnya diganti dengan Beretta.
Juru bicara Pentagon mengatakan, saat ini ada beberapa produsen senjata yang antre menawarkan produknya.
Di antaranya adalah Smith & Wesson dan General Dynamics yang telah menawarkan pistol M&P mereka pada Pentagon.
Beretta dari Italia juga kembali ikut dalam memperebutkan kontrak tersebut.
Pistol James Bond
Kontrak ini bernilai besar bukan hanya karena akan digunakan oleh tentara AS selama puluhan tahun, namun juga dapat melambungkan nama dan produk tersebut. Biasanya, pistol yang digunakan oleh militer AS akan menciptakan tren baru.
Beretta misalnya, telah dijadikan pistol ikon James Bond dan film-film aksi lainnya, seperti Lethal Weapon tahun 1987, menjadikannya laris manis diborong kolektor senjata dari kalangan sipil.
Beretta tipe M9 yang telah digunakan militer AS sejak 1985, dibuat oleh perusahaan asal Italia berumur 500 tahun dan dirakit di pabrik Maryland.
Gabriele de Plano, wakil presiden penjualan Beretta mengatakan perusahaannya telah menjual 600 ribu M9 pada Departemen Pertahanan, kebanyakan digunakan tentara. Saat ini Beretta masih memiliki kontrak penjualan 20 ribu Beretta lagi.
Kompetitor utama pistol yang terbuat dari alumunium ini adalah Glock, buatan Austria, yang dirancang berbahan polymer dan terkenal setelah digunakan Bruce Willis dalam film "Die Hard".
Pistol Glock menggunakan polymer atau plastik yang ringan para rangka dan popornya, bukan besi atau kayu seperti pistol lainnya. Pistol ini paling banyak digunakan polisi dan warga sipil AS.
Militer AS tidak menjelaskan spesifikasi yang mereka inginkan, apakah yang berbodi ringan atau tidak.
Namun sebelumnya, AS pada Perang Vietnam telah beralih dari senapan M-14 yang berbahan kayu dan besi berat ke M-16 yang terbuat sebagian besar dari plastik.
Melihat kemungkinan ini, Smith & Wesson menawarkan M&P mereka yang sebagian besar bahannya terbuat dari plastik.
Perusahaan ini mengatakan pistol M&P mereka cocok untuk tentara AS dan tengah mengembangkan sistem pistol genggam yang cocok dengan seluruh ukuran tangan.
(Sumber: CNN)
Kepada CNNMoney, Kamis (4/12), juru bicara Pentagon mengatakan Januari mendatang militer akan mengajukan permohonan penggantian pistol Beretta buatan Italia yang telah digunakan sejak tahun 1985.
Rencana ini menjadi kesempatan emas bagi produsen senjata api di berbagai negara. Pasalnya, militer AS akan memborong banyak pistol dan menggunakannya untuk waktu lama, sehingga kontrak semacam bisa jadi kesempatan satu-satunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pistol Colt telah melalui peperangan AS dengan Filipina, Perang Dunia dan Perang Vietnam, sebelum akhirnya diganti dengan Beretta.
Juru bicara Pentagon mengatakan, saat ini ada beberapa produsen senjata yang antre menawarkan produknya.
Di antaranya adalah Smith & Wesson dan General Dynamics yang telah menawarkan pistol M&P mereka pada Pentagon.
Beretta dari Italia juga kembali ikut dalam memperebutkan kontrak tersebut.
Produsen senjata api Smith & Wesson akan menawarkan pistol M&P mereka pada militer Amerika. (Wikipedia) |
Kontrak ini bernilai besar bukan hanya karena akan digunakan oleh tentara AS selama puluhan tahun, namun juga dapat melambungkan nama dan produk tersebut. Biasanya, pistol yang digunakan oleh militer AS akan menciptakan tren baru.
Beretta misalnya, telah dijadikan pistol ikon James Bond dan film-film aksi lainnya, seperti Lethal Weapon tahun 1987, menjadikannya laris manis diborong kolektor senjata dari kalangan sipil.
Beretta tipe M9 yang telah digunakan militer AS sejak 1985, dibuat oleh perusahaan asal Italia berumur 500 tahun dan dirakit di pabrik Maryland.
Gabriele de Plano, wakil presiden penjualan Beretta mengatakan perusahaannya telah menjual 600 ribu M9 pada Departemen Pertahanan, kebanyakan digunakan tentara. Saat ini Beretta masih memiliki kontrak penjualan 20 ribu Beretta lagi.
Kompetitor utama pistol yang terbuat dari alumunium ini adalah Glock, buatan Austria, yang dirancang berbahan polymer dan terkenal setelah digunakan Bruce Willis dalam film "Die Hard".
Pistol Glock menggunakan polymer atau plastik yang ringan para rangka dan popornya, bukan besi atau kayu seperti pistol lainnya. Pistol ini paling banyak digunakan polisi dan warga sipil AS.
Militer AS tidak menjelaskan spesifikasi yang mereka inginkan, apakah yang berbodi ringan atau tidak.
Namun sebelumnya, AS pada Perang Vietnam telah beralih dari senapan M-14 yang berbahan kayu dan besi berat ke M-16 yang terbuat sebagian besar dari plastik.
Melihat kemungkinan ini, Smith & Wesson menawarkan M&P mereka yang sebagian besar bahannya terbuat dari plastik.
Perusahaan ini mengatakan pistol M&P mereka cocok untuk tentara AS dan tengah mengembangkan sistem pistol genggam yang cocok dengan seluruh ukuran tangan.
(Sumber: CNN)
Produsen senjata api Smith & Wesson akan menawarkan pistol M&P mereka pada militer Amerika. (Wikipedia)