Maskapai Korea

Karena Kacang, Pejabat Maskapai Korsel Mundur

Denny Armandhanu, CNN Indonesia | Selasa, 09/12/2014 22:44 WIB
Pejabat Korean Air berang kacang untuk penumpang disajikan di bungkusnya. Dia lantas memerintahkan pesawat kembali ke bandara di New York, Amerika Serikat. Pejabat Korean Air berang kacang untuk penumpang disajikan di bungkusnya. Dia lantas memerintahkan pesawat kembali ke bandara di New York, Amerika Serikat. (Wikipedia Common/Sergey Kustov)
Seoul, CNN Indonesia -- Seorang pejabat tinggi di Maskapai Korean Air mengundurkan diri setelah terlibat cekcok perkara kemasan kacang yang disuguhkan di pesawat dan memaksa armada itu memutar kembali ke bandara.

Heather Cho mengundurkan diri pada Selasa (9/12) dari divisi penjualan dan katering pesawat, dan divisi pelayanan kabin serta bisnis hotel, seperti disampaikan juru bicara maskapai asal Korea Selatan itu.

Namun, wanita yang bernama Korea Cho Hyun-ah masih tetap akan menjabat wakil presiden di maskapai tersebut.


Langkah selanjutnya, kata juru bicara Korean Air, akan dilakukan penyelidikan terkait kasus itu.

Insiden ini terjadi pada Jumat lalu pada penerbangan dari bandara JFK New York menuju Incheon, Korea Selatan.

Saat itu Cho marah pada awak kabin yang menyajikan kacang macadamia dalam bungkusnya, bukannya di piring seperti standar penyajian selama ini. Cho lantas meminta pesawat memutar untuk mengusir para awak yang melakukan hal itu.

Walaupun jabatannya memberikannya wewenang untuk menentukan kualitas penyajian di kabin, namun saat itu dia adalah penumpang dan tidak terbang dalam kapasitas sebagai pejabat maskapai.

Menurut kantor berita Yonhap, Cho adalah putri sulung direktur utama Korean Air, Cho Yang-ho.

Korean Air meminta maaf atas insiden tersebut dan menegaskan tidak ada masalah keamanan berarti akibat peristiwa itu. Pesawat saat itu juga hanya terlambat 11 menit dari jadwal seharusnya.

"Walaupun bukan situasi yang darurat, memutar balik pesawat untuk menurunkan pramugari adalah tindakan yang berlebihan. Kami akan mendidik ulang seluruh karyawan kami agar pelayanan di pesawat memenuhi standar tertinggi," ujar pernyataan Korean Air.

Serikat Pilot Korean Air mengkritik pernyataan maskapai yang menurut mereka hendak menyalahkan pegawai dalam kasus itu untuk melindungi wakil presiden.

Dalam biografinya di situs Universitas Teknologi Nanyang, Heather Cho bergabung di maskapai itu pada tahun 1999 dan sejak itu "terlibat aktif dalam menciptakan identitas baru Korean Air"

Dia menempuh studi di Cornell University dan University of Southern California.

Sumber: CNN