24 April Ditetapkan sebagai Hari Solidaritas Asia-Afrika

Amanda Puspita Sari, CNN Indonesia | Jumat, 24/04/2015 05:05 WIB
24 April Ditetapkan sebagai Hari Solidaritas Asia-Afrika Presiden Joko Widodo memberikan keterangan usai menutup Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika 2015 di Jakarta Convention Center, Kamis (23/4).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bertepatan dengan usainya peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika, tanggal 24 April ditetapkan sebagai Hari Solidaritas Asia Afrika.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan penetapan ini merupakan upaya mengukuhkan penetapan kota Bandung sebagai ibu kota solidaritas Asia-Afrika.

"Bandung sudah lama dikenal sebagai ibu kota Asia-Afrika sudah lama, maka upaya kita hanya untuk mengukuhkan," kata Retno seusai rangkaian acara peringatan 60 tahun KAA di Jakarta, Kamis (23/4).


Dalam kesempatan tersebut, Retno juga memaparkan rencana pembangunan Pusat Asia-Afrika. Namun hingga saat ini belum dipastikan di mana pusat tersebut akan dibangun.

"Itu nanti akan dibangun...tetapi kami tidak terikat dulu pada satu bangunan dulu yang fix. Itu sambil berjalan," ujar Retno.

Retno memaparkan bahwa rencana tersebut akan ditindaklanjuti dengan berbagai program yang akan dijalankan di sana, seperti program kerja sama Selatan-Selatan yang menjadi tema besar dalam peringatan 60 tahun KAA.

"Ini juga sebenarnya bukan hal yang baru bagi Indonesia karena Indonesia sudah sangat aktif di dalam pelaksanaan kerjasama Selatan-Selatan," kata Retno.

Perhelatan peringatan 60 tahun KAA akan dilanjutkan di Bandung pada Jumat (24/4). Peringatan 60 tahun KAA di Bandung akan diisi beberapa agenda, diantaranya napak tilas dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka via Jalan Asia Afrika, pidato Presiden Republik Indonesia dan kepala negara yang mewakili Asia dan Afrika serta penandatanganan Pesan Bandung. (utd/utd)