Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir pada Kamis (7/5) lalu mengecam peran Iran dalam konfik Yaman, dan menegaskan kembali tuduhan bahwa Teheran telah mempersenjatai dan mendanai pasukan Houthi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koalisi negara-negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap pemberontak Yaman sejak akhir Maret. Sementara seruan untuk menghentikan serangan ini makin kuat, pemerintah Yaman justru meminta intervensi darat dari masyarakat internasional minggu lalu.
Jubeir pada Jumat mengatakan gencatan senjata akan dimulai pada Selasa besok.
"Kami memutuskan gencatan senjata akan dimulai Selasa ini, 12 Mei, pukul 11.00 malam dan akan berlangsung selama lima hari, dan dapat diperpanjang jika berhasil," kata Jubeir dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry setelah keduanya berdiskusi di Paris.
Ketegangan antara Iran dan Arab Saudi telah meningkat terus, tidak hanya karena Yaman tetapi juga situasi di Suriah, Irak, Lebanon dan persoalan Sunni dan Syiah di Bahrain. (stu)