Sanksi mulai diberlakukan pada tahun lalu untuk menghukum Rusia atas pencaplokan yang dilakukan mereka terhadap semenanjung Crimea dan dukungan militer kepada kelompok separatis di wilayah timur Ukraina yang berbatasan dengan Rusia.
Rusia mengutuk sanksi yang diberikan oleh Barat dan menyebutnya sebagai hal yang "merusak." Sanksi tersebut terdiri dari pembekuan aset beberapa perusahaan dan individu Rusia serta larangan perjalanan terhadap pejabat tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdapat dua etnis di Ukraina, yaitu etnis Rusia yang tidak ingin mempererat hubungan dengan Uni Eropa, dan etnis Ukraina yang ingin mempererat hubungan dengan Uni Eropa.
Akan tetapi, ia memilih untuk berhubungan lebih dekat dengan Rusia.
Keputusan ini menyebabkan protes massal dan berujung pada pengusirannya dari pemerintahan Ukraina pada Februari 2014.
Namun, kejatuhan Yanukovych malah memprovokasi kebencian dan sentimen separatis di Crimea dan wilayah timur Ukraina.
Hal ini kemudian berujung pada aneksasi Crimea oleh Rusia dan pertumpahan darah di timur Ukraina yang tak juga usai hingga saat ini. (ama/ama)