Dilaporkan Reuters, Najib menyebut tuduhan tersebut merupakan "kelanjutan dari sabotase politik yang terus menerus" terhadapnya.
(Baca juga: Hampir Rp9,3 T Dana 1MDB Mengalir ke Rekening PM Malaysia)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dokumen hasil penyelidikan pemerintah Malaysia melaporkan hampir dana sebesar US$700 juta, atau sekitar Rp9,3 triliun dari lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad, atau 1MDB, mengalir ke rekening pribadi Perdana Menteri Najib Razak.
Serupa dengan Najib, 1MDB segera merilis pernyataan yang memaparkan bahwa lembaga investasi ini tidak menyediakan uang untuk Najib. "Terkait dengan laporan media sebelumnya, 1MDB ingin memperjelas bahwa kami tidak pernah memberikan dana apapun untuk Perdana Menteri," bunyi laporan tersebut.
Lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad, atau 1MDB tengah menghadapi badai kritik atas utang sebesar US$11,6 miliar. Berbagai tudingan soal salah urus keuangan juga ramai diberitakan terkait 1MDB.
Tak ayal, Najib, yang menjabat sebagai salah satu dewan penasehat lembaga ini, juga menerima kritikan, utamanya dari tokoh senior Malaysia, Mahathir Mohamad.
Saat ini, bank sentral negara itu, auditor umum, kepolisian dan Komite Akuntan Publik dari parlemen Malaysia tengah melakukan penyelidikan terpisah tentang 1MDB.
Dokumen yang berisi hasil penyelidikan sementara ini akan dilaporkan oleh lembaga audit dan Komite Akuntan Publik pada Kamis (9/7) mendatang. (ama/stu)