Pameran Tragedi Berdarah Dikecam Masyarakat Norwegia

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 16/07/2015 04:15 WIB
Pameran Tragedi Berdarah Dikecam Masyarakat Norwegia Ilustrasi. (Dok.Thinkstock/David De Lossy)
Oslo, CNN Indonesia -- Sebuah pameran tentang pembunuhan 77 orang pada 2011 dikecam oleh masyarakat Norwegia, yang tidak ingin pameran tersebut menjadi ajang pamer sang pembunuh, Anders Behring Breivik.

Pameran yang rencananya dibuka pada minggu depan itu akan diselenggarakan di gedung pemerintahan di Oslo, di mana Breivik membunuh delapan orang dengan cara meledakkan bom mobil pada 22 Juli 2011.

Penyelenggara pameran tersebut tidak lain adalah pemerintah Norwegia.


Selama lima tahun, pemerintah Norwegia berkonsultasi dengan sejumlah pakar dan korban yang selamat mengenai penyelenggaraan pameran, dengan tujuan agar masyarakat Norwegia dapat mengetahui bentuk serangan bersenjata dan menyelamatkan diri.

Namun, banyak masyarakat Norwegia ingin segera melupakan Breivik yang kini telah berumur 36 tahun.

"Jika pameran tersebut tetap diadakan, salah satu tujuan pembunuh mungkin tercapai, yaitu mendapat perhatian," kata Tor Oestboe, suami dari istrinya yang terbunuh.

Tentu saja Oestboe ingin mendapat informasi dari pemerintahnya bagaimana cara menghindari teror bersenjata, tapi ia takut pameran tersebut malah menjadi "hall of fame" bagi Breivik.

Setelah meledakkan bom mobil, Breivik pergi sebuah pulau di luar Oslo dan menembaki 69 orang, termasuk di antaranya ialah remaja yang sedang menghadiri kamp musim panas Partai Buruh.

"22 Juli adalah hari di mana semua hati masyarakat Norwegia hancur. Saya tahu pasti banyak orang yang tidak ingin datang ke pameran ini," kata Menteri Pembangunan dan Modernisasi Jan Tore Sanner.

"Kita tidak boleh melupakan tragedi itu, karena akan menjadi pelajaran bagi generasi baru kelak. Namun, pengetahuan adalah cara terbaik untuk menghindari teror selanjutnya," kata Sanne.

Breivik ialah pendukung sayap kanan kelompok anti-Muslim radikal yang kerap menyalahkan Partai Buruh, karena dianggapnya terlalu baik dengan imigran.

Saat ini ia menjalani hukuman 21 tahun penjara di penjara berkeamanan tinggi. Tidak menutup kemungkinan masa hukuman Breivik akan diperpanjang.

John Christian Elden, pengacara yang mewakili korban selamat, juga keberatan dengan penyelenggaraan pameran tersebut. Elden menyamakan status Breivek dengan Osama bin Laden yang melakukan serangan pada 11 September 2001 di New York.

"Tidak semua orang harus mengetahui tragedi kelam melalui sebuah pameran, yang dapat dilihat di tempat mereka bekerja setiap harinya," kata Elden. (ard/ard)