Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Senin (24/8), mengatakan bahwa Hermawan masih dalam perawatan. "Hermawan belum diperbolehkan pulang ke Indonesia," kata Retno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Indonesia masih bekerja sama dengan pihak KBRI di Bangkok serta pemerintah Thailand dalam memantau keselamatan WNI.
"Kami masih berhubungan dengan KBRI di sana dan juga keluarga korban," tutur Retno.
Sebelumnya, jenazah dari istri Hermawan, Lioe Lie Tjing, telah dipulangkan ke Jakarta pada Rabu (19/8) malam lalu.
Insiden ini terjadi pada Senin (17/8) malam, ketika sebuah bom meledak di pusat kota Bangkok. Saat itu Hermawan dan Lioe tengah berada di Kuil Erawan yang merupakan pusat pengeboman.
Sebanyak 20 orang tewas dan ratusan terluka dalam insiden tersebut. Hingga kini kepolisian Thailand masih belum menangkap pelaku peledakan. (den)