Pada Sabtu (29/8), seorang pejabat dari Kementerian Unifikasi di Seoul mengatakan telah menerima pesan dari Palang Merah Korut yang isinya menyetujui proposal pertemuan dari Korsel pada 7 September di desa Panmunjom, Korut, yang berlokasi dekat dengan perbatasan kedua negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Selasa, kedua Korea sepakat untuk mengakhiri ketegangan di perbatasan setelah saling tembak artileri menyusul propaganda pengeras suara di perbatasan Zona Demiliterisasi (DMZ). Propaganda yang awalnya dimulai Korsel ini dilakukan sebagai balasan atas insiden ranjau darat di DMZ yang melukai dua tentaranya.
Seoul dan Pyongyang secara teknis tetap berperang karena Perang Korea berakhir hanya dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. (stu)