Sumber Libanon pada Rabu mengatakan bahwa pasukan Rusia telah mulai berpartisipasi dalam operasi militer di Suriah untuk mendukung pasukan rezim Presiden Bashar al-Assad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pejabat Amerika Serikat yang terlibat dalam serangan udara menggempur ISIS di Suriah juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, mereka juga menduga Rusia memperkuat bantuan untuk Assad.
Moskow menegaskan itu adalah tenaga ahli mereka, tetapi menolak untuk mengomentari skala dan ruang lingkup kehadiran militernya secara pasti.
Menteri Luar Negeri Jerman memperingatkan Rusia terkait peningkatan intervensi militer, mengatakan perjanjian nuklir dengan Iran dan inisiatif terbaru PBB menyarankan solusi politik untuk mengakhiri konflik Suriah.
Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius juga mengatakan laporan soal pasukan Rusia akan menyulitkan upaya untuk menemukan solusi tersebut. (stu)