Obama Perintahkan AS Terima 10.000 Imigran Tahun Depan

Rizky Sekar Afrisia & Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 11/09/2015 03:53 WIB
Obama Perintahkan AS Terima 10.000 Imigran Tahun Depan Imigran membanjiri Eropa. (REUTERS/Yannis Behrakis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dorongan publik kepada Amerika Serikat untuk lebih membantu banjir imigran di Eropa, akhirnya berhasil. Diberitakan Reuters, Presiden AS Barack Obama baru saja memerintahkan administrasi negaranya untuk mempersiapkan menampung lebih banyak imigran terutama dari Suriah, tahun depan.

Jumlah yang ditetapkan Obama cukup tinggi, yani 10 ribu pengungsi. Itu disampaikan juru bicara Gedung Putih Josh Earnest pada Kamis (10/9).

Menurut Earnest, angka itu menunjukkan semakin seriusnya komitmen AS menerima pengungsi, apalagi dari negara konflik seperti Suriah. Imigran yang ditampung AS akan mendapatkan jaminan atas kebutuhan dasar mereka seperti makanan, minuman, serta tempat tinggal meski hanya sementara.


Untuk itu, tentu akan ada penyesuaian finansial yang signifikan. Selain itu, AS juga harus lebih waspada secara keamanan, mengingat nantinya akan ada semakin banyak imigran membanjiri negaranya.

"Kongres akan membutuhkan komitmen finansial yang signifikan untuk itu, ujar Earnest yang kemudian menggarisbawahi bahwa pengecekan latar belakang tambahan akan menjadi salah satu langkah penerimaan imigran. Itu jelas membutuhkan tambahan pekerja yang tidak sedikit. Dampaknya: finansial.

Meski konsekuensinya cukup berat--finansial untuk pembiayaan imigran dan merekrut tambahan pegawai--Earnest yakin keputusan Obama menambah angka imigran takkan merugikan warga negara AS.

"Dengan percaya diri saya mengatakan pada Anda bahwa Presiden tidak akan menandatangani proses yang mencelakai keselamatan dan keamanan rakyat Amerika serta tanah air Amerika," ujar Earnest.

Keputusan Obama itu diambil setelah beberapa hari lalu AS berjanji sedang memikirkan langkah tambahan yang bisa diambil untuk membantu imigran. Departemen Luar Negeri AS John Kirby tidak ingin menambah jumlah pengungsi yang masuk negaranya.

Namun Ketua Komite Penyelamatan Internasional David Milliband mengkritik itu. Menurutnya, untuk negara sebesar Amerika, menerima 1.500 pengungsi dalam empat tahun adalah sumbangan yang kecil. (rsa/rsa)