"Ini adalah jebakan baru," ujar Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki kepada radio Voice of Palestine seperti dikutip Reuters, Minggu (25/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat bertemu dengan Raja Yordania, Abdullah, dan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, di Amman pada Sabtu lalu, Kerry mengatakan bahwa pemasangan kamera ini dapat mengurangi kekerasan di Masjid al-Aqsa.
Rangkaian kekerasan terhadap warga Palestina di Masjid al-Aqsa memang disinyalir merupakan akibat dari upaya Israel untuk mencabut pelarangan umat Yahudi beribadah di tempat suci tersebut. Namun, pihak Israel menampik tudingan tersebut.
Menurut Kerry, dalam perbincangan tersebut Israel kembali memastikan tidak memiliki keinginan untuk mengubah status quo di Masjid al-Aqsa yang merupakan situs suci bagi umat Muslim dan Yahudi.
Sejak keadaan memanas pada tiga pekan lalu, setidaknya 53 warga Palestina tewas. Sementara itu, sembilan warga Israel juga dilaporkan ditikam atau ditembak mati oleh orang Palestina. (stu/stu)