Dilansir dari Reuters pada Rabu (28/10), para petugas keamanan telah mengetatkan penjagaan di sekitar kota Darqand, Takhar, yang berdekatan dengan perbatasan Tajikistan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua anggota Taliban tewas dan tiga lainnya juga terluka.
Serangan ini cukup mengagetkan banyak penduduk yang masih trauma dengan gempa bumi. Padahal pada Selasa (27/10), Taliban masih membukakan pintu untuk proses penyelamatan korban jiwa.
Saat ini ribuan penduduk masih kehilangan tempat tinggal dan harus menghadapi cuaca dingin. Bantuan berupa tenda dan penghangat masih terus dibutuhkan, meski tim penyelamat masih terus mencari bentuk bantuan yang terbaik.
Selain kontak senjata, tanah longsor juga mengancam proses penyelamatan. Hal ini kembali memutus jaringan komunikasi yang semakin menyulitkan tim penyelamat.
Dua jalan utama yang menyambungkan kota Taloqan, Kunduz, Jalalabad dan Kabul, dari utara ke selatan, dilaporkan terputus. Tim penyelamat juga sedang berusaha membersihkan sisa longsoran agar jalan kembali dapat digunakan.
(ard)