Diberitakan Reuters, Kamis (26/11), pemimpin redaksi Cumhuriyet, Can Dundar, dan koresponden koran itu di Ankara, Erdem Gul, ditahan karena menyebarkan video yang menunjukkan badan intelijen Turki membantu pengiriman senjata ke Suriah Mei lalu.
Dalam video yang mereka sebarkan, terlihat polisi Turki membuka peti berisi senjata dan amunisi yang akan dikirimkan ke Suriah. Peti itu diletakkan di belakang truk badan intelijen Turki, MIT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penangkapan dua jurnalis ini kian menambah panjang daftar permusuhan pemerintahan Erdogan terhadap wartawan. Sebelumnya Agustus lalu, Turki menahan tiga jurnalis Vice News yang meliput warga Kurdi di tenggara negara itu.
Pertengahan tahun ini, kantor media Hurriyet digeledah dan dirusak setelah mengkritik gaya kepemimpinan Erdogan yang dinilai kian otoriter.
Kecaman berdatangan dari lembaga pegiat HAM dan kebebasan pers, salah satunya dari organisasi Reporters Without Borders yang mengatakan penahanan jurnalis "menunjukkan sinyal buruk bagi kebebasan media di Turki."