Seperti diberitakan CNN pekan ini, juru bicara Rusia Maria Zakharova Kamis lalu menekankan bahwa kontak dengan Taliban hanya terkait intelijen dan berbagi informasi soal ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zakharova mengatakan bahwa Rusia memang mengirimkan persenjataan ke Afghanistan, namun bukan untuk Taliban, karena kelompok bersenjata itu tengah dijatuhi sanksi lantaran masuk daftar teroris.
Persenjataan Rusia diberikan untuk pemerintah Afghanistan. Rusia, lanjut dia, akan mematuhi ketetapan sanksi terhadap Taliban.
Sementara itu Taliban dalam pernyataannya Jumat lalu membantah melakukan kontak dengan pemerintah Rusia. Taliban mengaku tidak perlu bantuan untuk melawan ISIS, namun mereka berhak meminta bantuan dari negara lain.
Pejabat AS kepada CNN di Washington mengatakan kerja sama Rusia dengan Taliban tidak berpotensi mengganggu stabilitas pemerintah Afghanistan. Namun dia mengatakan, setiap kontak dengan Taliban akan membuat Taliban mendapatkan pengakuan internasional. (den)