Seperti diberitakan Sputnik, Kamis (31/12), salah satu kota yang melarang kembang api adalah Arnsberg, di bagian barat Jerman, tempat ratusan para pengungsi tinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka yang datang dari zona perang mengaitkan ledakan kembang api dengan tembakan dan pengeboman, yang bisa berdampak traumatis," ujar pernyataan pemerintah negara bagian North Rhine-Westphalia yang dikutip koran Frankfurter Allgemeine Zeitung.
Di beberapa tempat penampungan pengungsi lainnya, seperti kota Reichenberg, kembang api boleh dinyalakan. Namun untuk menghindari trauma, pemerintah kota melibatkan pengungsi dalam latihan kembang api Selasa lalu.
Banyak kasus di Jerman soal penggunaan kembang api oleh kelompok anti-imigran untuk menakuti para pengungsi.
Awal bulan ini, pemrotes menembakkan kembang api ke bus yang membawa pengungsi di Saxony. Akibatnya, beberapa pengungsi yang trauma menjadi histeris sehingga mereka harus dipindahkan dengan sarana lain. (den)