Memukimkan kembali anak-anak tanpa orangtua itu seharusnya menjadi prioritas dalam rencana Inggris untuk menampung 20 ribu pengungsi Suriah, menurut Komite Pembangunan Internasional, yang memonitor kementerian bantuan pembangunan Inggris (DFID).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari sat junta pengungsi dan imigran, setengahnya melarikan diri dari Suriah, tiba di Eropa tahun lalu, menurut Organisasi Migrasi Internasional (IOM).
Pada September lalu, Perdana Menteri Inggris David Cameron berjanji untuk menampung 20 ribu pengungsi Suriah dalam lima tahun ke depan.
"Kami sedang menimbang kembali isu membawa anak-anak Suriah ke Inggris, baik dari wilayah itu atau dari Uni Eropa," kata juru bicara pemerintah Inggris lewat sebuah pernyataan.
Komite Pemnbangunan Internasional mengatakan pemerintah Inggris harus membuat keputusan cepat terkait proposal yang awalnya digagas kelompok Save the Children pada September lalu itu.
Perang sipil sejak 2011 membuat jutaan warga Suriah terlantar, empat jutanya berakhir di kamp pengungsi yang tersebar di Turki, Yordania dan Libanon. (stu)