Mein Kampf edisi khusus dengan tambahan anotasi dari empat akademisi dari Munich terbit untuk pertama kalinya di Jerman 1 Januari lalu setelah dilarang sejak akhir Perang Dunia II.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Reuters, permintaan juga berdatangan untuk menerjemahkan buku itu ke bahasa Italia, Perancis dan Inggris. Pembeli buku memesan dari tidak hanya dari Jerman, tapi juga dari Turki, China, Korea Selatan, dan Polandia.
Mein Kampf adalah manifesto pemikiran Hitler yang berisikan ribuan catatan anti-Yahudi yang disebut menjadi dasar kebijakan genosida yang diterapkannya.
Buku Mein Kampf yang baru bisa terbit lagi di Jerman habis terjual dalam sepekan. (Reuters/Michael Dalder) |
Buku itu dicetak saat Hitler menjadi kanselir Jerman dan laris terjual di tahun 1930-an. Pada akhir Perang Dunia II tahun 1945, buku itu sudah terjual 12 juta kopi.
Mein Kampf saat itu juga diterjemahkan ke dalam 18 bahasa, namun dilarang terbit di Jerman oleh pasukan Sekutu.
Setelah PD II, Sekutu memberikan hak cipta buku tersebut pada negara bagian Bavaria, Jerman, yang tetap menerapkan larangan terbit.
Setelah 70 tahun, hak cipta buku tersebut kedaluwarsa dan akhirnya kembali diterbitkan.
Mein Kampf terbit dengan banyak anotasi, menyebutkan kesalahan dan kritik dari pemikiran Hitler. Namun buku ini tetap mendapatkan penentangan dari para pemimpin Yahudi. (stu)
Buku Mein Kampf yang baru bisa terbit lagi di Jerman habis terjual dalam sepekan. (Reuters/Michael Dalder)