Menurut sumber CNN Indonesia, Dubes Jonny kembali dilaporkan oleh para diplomat karena perilakunya yang tidak berubah setelah menandatangani perjanjian dengan tim pengawas Kementerian Luar Negeri yang menyambangi KBRI di Buenos Aires tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara perilaku buruk Dubes Jonny seperti disebutkan sumber adalah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap staf wanita. Dia juga dikenal suka marah dengan mengeluarkan kalimat makian.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir sebelumnya menjelaskan proses pengawasan dan peninjauan terhadap aduan diplomat di KBRI Buenos Aires masih berlangsung.
Jonny Sinaga yang juga menjadi duta besar untuk Uruguay dan Paraguay tidak membalas pesan singkat dari CNN Indonesia untuk mengonfirmasi.
Tantowi mengatakan Komisi I akan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait hal ini.
"Kami akan mempertanyakan sejauh mana tindakan yang dilakukan, mengingat kejadian tersebut berulang, teguran tidak ditanggapi yang bersangkutan," ujar Tantowi.
Soal situasi kerja yang tidak kondusif akibat staf yang menjaga jarak dengan atasan, Tantowi mengatakan bahwa hal itu merugikan perwakilan karena membuat kinerja tidak produktif.
"Ada dubes yang meresahkan staf seperti itu, tidak melakukan tugas sebagaimana yang sudah diberikan, ini adalah suatu fakta yang cukup untuk melakukan pemanggilan pulang," ujar Tantowi. (stu)