Bom itu meledak pada Kamis (21/1), ketika polisi sedang menyiapkan penggerebekan di tempat persembunyian militan, yang berlokasi dekat dengan objek sejarah dan magnet wisata Mesir, piramida, menurut sumber pihak keamanan.
Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan dalam pernyataan bahwa pasukan keamanan tiba dengan kendaraan mereka di sebuah apartemen, dan menemukan bangunan itu sudah dipasangi jebakan bom. Perangkat bom itu meledak setelah mereka gagal menjinakkannya. Sepuluh orang lain terluka dalam insiden ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT