Badai Salju Terburuk Hantam Washington

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Sabtu, 23/01/2016 11:42 WIB
Badai Salju Terburuk Hantam Washington Pesisir Timur Amerika Serikat diperkirakan akan menghadapi badai salju terburuk sepanjang sejarah. (Reuters/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesisir Timur Amerika Serikat (AS) dihantam badai salju yang diperkirakan terbesar sepanjang sejarah. Jum’at malam waktu setempat atau Sabtu (23/1), salju setebal 90 cm mengubur jalanan Washington DC.

Mengutip Reuters, salju mulai menyelimuti Washington sejak petang. Sementara CNN melaporkan delapan orang dikabarkan meninggal akibat kecelakaan lalu lintas karena angin kencang yang menyapu jalanan di Arkansas, Tennessee, Kentucky dan North Carolina.

Selanjutnya, badai membawa tumpukan salju di Baltimore dan Washington DC. Sementara laporan National Weather Service AS menyebutkan tiupan angin mencapai kecepatan sekitar 40 hingga 80 km/jam.


Philadelphia dan New York diprediksi akan diselimuti 30 hingga 40 cm salju, hingga badai mereda. Di Falls Church, Virginia, salju tebal sudah menggunung di jalanan yang bisa membahayakan pengendara.

“Saya ingin mengumumkan bahwa ini adalah badai salju besar,” kata Walikota Washington Muriel Bowser. “Badai ini bisa mematikan dan saya mengimbau agar seluruh penduduk di Distrik Columbia waspada.”

National Weather Service AS mengatakan badai salju setidaknya akan menghantam 20 negara bagian di pesisir timur AS dan warga diimbau mempersiapkan diri.

Adapun maskapai di seluruh AS telah membatalkan lebih dari 6300 penerbangan pada akhir pekan ini. Selanjutnya, situs FlightAware.com menambahkan, sekitar 7000 penerbangan mengalami keterlambatan di seluruh negeri.

Media AS menyebut badai salju kali ini bisa mengalahkan ‘snowmageddon’ yang terjadi pada 2010 dimana salju setebal 45 cm mengubur Washington. Bahkan, jika perkiraan cuaca akurat, badai tersebut akan melampaui Badai Knickerbocker pada 1922, yang menjatuhkan salju setebal 71 cm. (Reuters/CNN/les)