Militer Suriah Rebut Kota di Latakia dari Pemberontak
CNN | CNN Indonesia
Senin, 25 Jan 2016 09:39 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan militer Suriah dan milisi sekutu merebut kembali kota di Provinsi Latakia, basis terkuat pemberontak yang terakhir.
Kelompok pemerhati HAM, Syrian Observatory for Human Rights, mengatakan para Minggu (24/1) bahwa dalam dua hari terakhir militer Suriah dan milisi loyalis kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan dukungan serangan udara Rusia, mengepung Kota Rabia dan merebut desa-desa di sekelilingnya.
Dilansir CNN, Rabia berada sekitar 13 kilometer dari perbatasan Turki di Provinsi Latakia. Provinsi ini juga merupakan lokasi pangkalan udara Hmeymim, yang digunakan oleh Rusia.
(stu)
Kelompok pemerhati HAM, Syrian Observatory for Human Rights, mengatakan para Minggu (24/1) bahwa dalam dua hari terakhir militer Suriah dan milisi loyalis kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan dukungan serangan udara Rusia, mengepung Kota Rabia dan merebut desa-desa di sekelilingnya.
Dilansir CNN, Rabia berada sekitar 13 kilometer dari perbatasan Turki di Provinsi Latakia. Provinsi ini juga merupakan lokasi pangkalan udara Hmeymim, yang digunakan oleh Rusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT