Dilaporkan The Independent pada Jumat (19/2) Jajak pendapat yang digelar Fox News pada (18/2) menunjukkan Sanders memimpin jajak pendapat dengan perolehan suara sekitar 47 persen, sementara Clinton tertinggal tiga poin dengan 44 persen suara.
Jajak pendapat kali kembali menujukkan persaingan yang ketat antara Sanders dan Clinton dalam pertarungan pencalonan presiden dari Partai Demokrat. Sebelum pemungutan suara pertama melalui sistem kaukus di Iowa beberapa pekan lalu, Clinton selalu unggul dalam berbagai jajak pendapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Trump Pimpin Jajak Pendapat Partai Republik |
Sementara Sanders berjanji akan meningkatkan upah minimum, membuat pendidikan gratis yang dapat diakses oleh semua kalangan, dan membuat sejumlah kebijakan politik dan ekonomi lainnya.
Dukungan Sanders dinilai meningkat dalam beberapa bulan terakhir menyusul penampilannya yang dalam berbagai debat dan meluncurkan berbagai model penggalangan dana sumbangan kecil dari akar rumput yang sangat efisien.
Sebaliknya, Clinton menuduh Sanders kurang berpengalaman soal kebijakan luar negeri.
Meski demikian, Sanders terbukti mampu memenangi pemilihan umum primer di New Hampshire, unggul atas Hillary. Namun, kemenangan di New Hampshire tidak bisa dianggap sebagai tolok ukur kemenangan seseorang menjadi calon presiden. Suami Hillary, Bill Clinton, pernah kalah dari Paul Tsongas di negara bagian ini pada 1992, namun tetap melenggang ke Gedung Putih. (ama)