Diberitakan Reuters, Clinton menuduh Sanders tidak mendukung Obama karena membantu promosi buku yang ditulis oleh Bill Press yang berisi kritikan terhadap presiden.
Clinton mengatakan bahwa Sanders pernah menyebut Obama "lemah" dan "mengecewakan." Istri Bill Clinton ini menyayangkan kalimat itu keluar dari mulut Sanders, yang notabene adalah Senator dari Partai Demokrat yang seharusnya mendukung Obama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanders mengatakan bahwa Obama adalah kawannya, tapi tidak berarti sebagai senator dia harus menyetujui semua kebijakannya.
Menurut Sanders, di bawah pemerintahan Obama angka pengangguran meningkat. Namun Sanders mengakui jika terpilih presiden dia tidak akan menghapuskan kebijakan jaminan kesehatan yang diluncurkan Obama atau Obamacare.
Selanjutnya pemilihan akan dilangsungkan di South Carolina pada 27 Februari mendatang, sebelum dilanjutkan ke 28 negara bagian lainnya.
Perkara dukungan terhadap Obama sangat penting karena presiden kulit hitam pertama AS itu masih populer di kalangan simpatisan Demokrat, terutama warga kulit hitam. Inilah yang tengah diincar Sanders dan Clinton, mendapatkan suara warga keturunan Afrika-Amerika.
Kedua kandidat dalam debat mengetengahkan masalah sosial dan ekonomi yang mendera warga kulit hitam AS.
Sanders mengatakan bahwa kulit hitam akan lebih baik nasibnya jika dia menjabat presiden ketimbang saat masa Obama. Dia menyebut soal reformasi sistem untuk menjauhkan warga kulit hitam dari penjara.
Clinton sementara itu mengatakan bahwa warga kulit hitam mengalami banyak kemajuan di masa Obama. Namun dia memperingatkan bahwa rasisme masih kental di kehidupan AS.
"Di sosial media kita masih melihat sisi gelap dari sistem rasisme yang masih berlaku, yang haris kita hilangkan dari masyarakat," ujar Clinton. (ama)