Reuters memberitakan bahwa Warmbier ditahan di Korut pada Januari lalu karena mencoba mencuri satu barang bermuatan propaganda dari hotelnya di Pyongyang.
Setelah lima hari, rombongan ini berencana untuk pulang. Di bandara, Warmbier ditahan oleh petugas imigrasi sebelum akhirnya dibawa pihak berwenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Gubernur New Meksiko, Bill Richardson, yang pernah mengunjungi Korut menemui Duta Besar Pyongyang untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa guna mendesak pembebeasan Warmbier pada Selasa (15/3).
"Saya mendesak pembebasan atas nama kemanusiaan bagi Otto dan mereka sepakat untuk menyampaikan permintaan kami," ujar Richardson kepada New York Times.
Korut juga menahan seorang pastor Korea-Kanada yang akhirnya dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup. Negara pimpinan Kim Jong-un ini memang kerap menahan warga asing dalam jangka waktu lama sebelum akhirnya membebaskannya.
Pada 2014, Korut membebaskan tiga warga AS. (stu/stu)