Jerman Tutup Perwakilan di Turki karena Ancaman Teror
Reuters | CNN Indonesia
Kamis, 17 Mar 2016 18:53 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Jerman menutup kedutaan besarnya di Ankara, konsulat jenderal di Istanbul dan sekolah Jerman di dua kota karena situasi keamanan Turki.
Dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier pada Kamis (17/3), pihak keamanan Jerman menerima petunjuk konkret soal ancaman serangan dalam waktu dekat.
“Kemarin malam, otoritas keamanan kami menerima beberapa petunjuk konkret dan sangat serius bahwa serangan teror terhadap representatif Jerman di Turki sedang dipersiapkan,” kata Steinmeier kepada wartawan di Berlin.
Selasa lalu, Jerman telah memberikan peringatan kepda warganya di Ankara soal serangan dalam waktu dekat. Ini terjadi setelah serangan bom mobil pada Ahad lalu yang menewaskan 37 orang.
Pada Kamis, kelompok militan Kurdi, Elang Pembebasan Kurdi (TAK) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(stu)
Dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier pada Kamis (17/3), pihak keamanan Jerman menerima petunjuk konkret soal ancaman serangan dalam waktu dekat.
Lihat juga:Militan Kurdi Klaim Bom di Ankara |
Selasa lalu, Jerman telah memberikan peringatan kepda warganya di Ankara soal serangan dalam waktu dekat. Ini terjadi setelah serangan bom mobil pada Ahad lalu yang menewaskan 37 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT