Pada Minggu (28/2), Merkel mengatakan tak ada “Rencana B” untuk tujuannya mengurangi jumlah imigran dengan bekerja sama dengan Turki.
Merkel juga mengemukakan motivasinya untuk terus membuka Jerman tanpa pembatasan jumlah pengungsi, meski ditentang banyak pihak, termasuk dari partai dan koalisinya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Popularitas Merkel merosot tajam karena kebijakannya soal imigran. Tahun lalu, Jerman kedatangan 1,1 juta imigran yang melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Suriah, Afghanistan, dan tempat lain.
Kini, Merkel mengatakan ia menghadapi tantangan terbesar selama 10 tahun masa kepemimpinannya.
Lihat juga:ISIS Klaim Bom di Baghdad, 70 Orang Tewas |
Meski begitu, Merkel mengatakan tak ada yang akan membuat ia mengubah kebijakannya. “Ini semua sudah dipirkan matang-matang. Ini logis.” (stu)