Hal itu diungkap oleh komandan angkatan udara Rusia, Victor Bodarev saat diwawancarai oleh Komsomolskya Pravda Daily, Kamis (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan militer Rusia di Suriah yang dimulai September tahun lalu membantu mengubah arah perang Suriah. Rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad kembali mendapat kekuatan dan berhasil merebut kembali wilayah mereka dari kelompok pemterontak moderat, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat. (stu)