“Tun Dr Mahathir bin Mohamad mengundurkan diri sebagai Ketua Proton Holdings, mulai 30 Maret 2016,” demikian bunyi pernyataan tertulis Kantor Mahathir Mohamad, Kamis (31/3).
Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa surat pengunduran diri sudah dikirim ke Group Managing Director DRB-HICOM Berhad, Syed Faisal Albar, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Mahathir juga melepas jabatannya sebagai Penasihat di Universitas Teknologi Petronas terhitung mulai 30 Maret. Keputusan Mahathir ini sudah dikomunikasikan dengan Rektor UTP, Rahim Hashim.
Keputusan ini diambil Mahathir di tengah perseteruannya dengan perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang tengah tersandung korupsi. Sebelumnya Mahathir juga keluar dari UMNO dan menggagas koalisi oposisi untuk menggulingkan pemerintah Najib yang dia tuduh korup.