Helikopter Rusia Jatuh di Suriah, Dua Pilot Tewas
Elvina Rosita/Reuters | CNN Indonesia
Selasa, 12 Apr 2016 19:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua pilot Rusia tewas setelah helikopter yang sedang beroperasi jatuh di wilayah pemberontak Suriah.
Juru bicara kementerian pertahanan Rusia mengatakan helikopter Mi-28N itu jatuh di provinsi Homs, Selasa pagi (12/4).
"Jasad kedua pilot sudah ditemukan dan dibawa ke pangkalan udara Hmyemim," tambahnya.
Helikopter itu disebut mengalami kecelakaan, dan bukan jatuh ditembak.
Kelompok aktivis menyebut puing helikopter berada di wilayah yang dikuasai oleh pemberontak di luar Homs, yang baru-baru ini dilaporkan terdapat serangan udara Rusia.
Militan Jabhat al-Nusra dan kelompok Islamis Ahrar ash-Sham diketahui aktif di daerah tersebut.
Pada 14 Maret lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan Rusia menarik pasukan militernya di Suriah. Sekitar setengah dari pasukan udara ditarik hanya sehari setelah pengumuman tersebut. Suriah saat ini berada di bawah kesepakatan senjata sejak akhir Februari, namun tidak melibatkan kelompok militan seperti ISIS dan Nusra.
Namun Rusia terus mengirimkan suplai militer dalam jumlah signifikan ke Suriah.
Kecelakaan ini merupakan yang ketiga yang diketahui menimpa Rusia selama meluncurkan serangan udara di Suriah. Turki menembak jatuh Sukhoi-24 dekat perbatasan Suriah-Turki pada 24 November dan sebuah helikopter yang dikirim untuk menyelamatkan pilot dihancurkan oleh pemberontak setelah mendarat. (stu)
Juru bicara kementerian pertahanan Rusia mengatakan helikopter Mi-28N itu jatuh di provinsi Homs, Selasa pagi (12/4).
"Jasad kedua pilot sudah ditemukan dan dibawa ke pangkalan udara Hmyemim," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militan Jabhat al-Nusra dan kelompok Islamis Ahrar ash-Sham diketahui aktif di daerah tersebut.
Pada 14 Maret lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan Rusia menarik pasukan militernya di Suriah. Sekitar setengah dari pasukan udara ditarik hanya sehari setelah pengumuman tersebut. Suriah saat ini berada di bawah kesepakatan senjata sejak akhir Februari, namun tidak melibatkan kelompok militan seperti ISIS dan Nusra.
Kecelakaan ini merupakan yang ketiga yang diketahui menimpa Rusia selama meluncurkan serangan udara di Suriah. Turki menembak jatuh Sukhoi-24 dekat perbatasan Suriah-Turki pada 24 November dan sebuah helikopter yang dikirim untuk menyelamatkan pilot dihancurkan oleh pemberontak setelah mendarat. (stu)