Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights mengatakan pada Kamis (7/4), fakes pasukan di bawah Free Syrian Army (FSA), dengan persenjataan dari Turki dan negara lain, merebut Kota al-Rai setelah pertempuran sengit dengan militan.
“Kami akan melanjutkan jalan kami ke al-Raqqa dan semua kota yang direbut Daesh,” ujarnya, merujuk ibu kota de facto ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita Amaq, yang terkait dengan militan, melaporkan bahwa pasukan yang disebut mendapat dukungan dari AS dan Turki itu berhasil merebut kota setelah ”pemngeboman AS dan artileri Turki” selama beberapa hari. (stu)