Mohammed Alloush, kepala perunding delegasi oposisi utama dalam perundingan damai yang digagas PBB di Jenewa, menyatakan mengundurkan diri pada Minggu lalu. Ia menyebut perundingan tersebut gagal membawa penyelesaian politik atau meringankan penderitaan warga Suriah di wilayah yang terkepung pertempuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertemuan berikutnya akan mengambil keputusan soal banyak hal."
Alloush yang juga merupakan perwakilan dari faksi pemberontak Jaish al-Islam, akan tetap menjadi anggota HNC.
Rusia, yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dan juga memainkan peran perantara dalam pembicaraan damai, pernah meminta PBB untuk menggolongkan Jaish al-Islam sebagai kelompok teroris.
Oposisi Suriah pada April menangguhkan partisipasi formal dalam perundingan damai karena memprotes serangan tentara Suriah yang mereka sebut menandai berakhirnya gencatan senjata.
Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, belum menetapkan tanggal untuk memulai kembali perundingan. (stu)