Menurut laporan media China Xinhua yang dikutip CNN, Rabu (1/6), remaja 16 tahun yang berasal dari kota Bazhong di provinsi Sichuan, China itu dilaporkan memanjat pagar bandara Pudong, Shanghai, pada 26 Mei dan menyelinap ke dalam kargo pesawat Emirates A380.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Emirates mengonfirmasi pada 27 Mei, ditemukan penumpang gelap di dalam kargo pesawat EK303 dari Shanghai menuju Dubai," ujar maskapai Emirates dalam pernyataannya.
"Kami bekerja sama penuh dengan otoritas Dubai dan ini menjadi urusan polisi, kami tidak dapat berkomentar lebih jauh."
Xu menyadari bahwa dia telah melanggar hukum, namun merasa tidak akan ditahan karena usianya yang masih dianggap belum dewasa.
Kepada aparat dia mengaku yakin penjara Dubai sangat nyaman sehingga perjalanan tersebut cukup sepadan.
Xu termakan isu yang ramai dibagikan di media sosial China, yaitu soal pendapatan ribuan dolar pengemis di Dubai. Isu tersebut ditimpali lelucon oleh warga China, bahwa mereka akan segera pindah ke Dubai untuk jadi pengemis.
Ma Xuliang, wakil konsul jenderal China di Dubai mengimbau agar masyarakat tidak memercayai rumor tersebut.
"Uni Emirat Arab memiliki peraturan yang ketat soal mengemis, pelanggarnya akan dihukum sesuai dengan hukum," kata Ma.
Xu kini masih dalam penahanan polisi di bandara Dubai dan terancam didakwa karena membahayakan keselamatan penerbangan dan penyelundupan.
Dia kemungkinan akan dideportasi dan masuk daftar hitam penerbangan di Dubai. (den)