"Sejauh ini, tidak ada bom yang ditemukan. Rompi peledak yang dipakai oleh pelaku itu palsu," demikian bunyi keterangan resmi dari Kantor Kejaksaan Belgia, seperti dikutip Channel NewsAsia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini sempat membuat geger Belgia. Sang Perdana Menteri, Charles Michel, bahkam sampai mengadakan pertemuan dengan lembaga respons krisis nasional.
"Situasi sekarang ini di bawah kendali. Kami masih terus waspada," ujar Michel setelah pertemuan tersebut.
Penangkapan ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah otoritas Belgia mengadili tiga pria atas tuduhan pembunuhan teroris terencana.
Mereka sebenarnya ditangkap bersama sembilan orang lainnya setelah menggerebek puluhan rumah setelah adanya laporan mengenai ancaman terhadap penggemar yang menonton Euro 2016. Kesembilan orang lainnya akhirnya dibebaskan.
Daerah pencarian itu termasuk di salah satu daerah Brussels tempat di mana pelaku serangan Paris merencanakan aksinya. (stu/stu)