"Tidak bisa disangkal ada karakteristik teroris dalam serangan yang merupakan bentuk paling ekstrem dari kekerasan. Jelas bahwa kami harus melakukan apa pun untuk melawan terorisme," ujar Hollande setelah mengadakan rapat mendadak pada Jumat (15/7) subuh, seperti dikutip Reuters.
Saat itu, warga sedang merayakan hari nasional Perancis atau yang biasa disebut Bastille Day.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melakukan penyelidikan awal, polisi menemukan senapan, bahan peledak, serta granat di dalam truk itu. Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan di bawah lembaga antiteror Perancis.
Lihat juga:Suasana Horor di Nice Setelah Serangan Truk |
Hollande pun menyatakan bahwa situasi darurat di Perancis yang dicanangkan setelah serangan pada November lalu, akan diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.
Pada 13 November tahun lalu, sebanyak 130 orang tewas dalam teror Paris di kafe, restoran, gedung konser Bataclan, dan stadion sepak bola Stade de France. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan. (stu)