Sumber pengadilan menyatakan kepada Reuters bahwa kedua orang yang ditangkap pada Minggu (17/7) terdiri dari seorang pria dan seorang wanita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Truk melaju secara zig-zag di sepanjang pinggir laut Promenade des Anglais sejauh dua kilometer ketika perayaan kembang api dimulai untuk menandai hari nasional Perancis.
Pelaku tewas akibat tembakan yang diluncurkan polisi untuk menghentikan aksinya.
[Gambas:Video CNN]
Otoritas Perancis belum memiliki bukti bahwa ia menganut paham Islam radikal. Keterkaitan Bouhlel dengan ISIS pun masih belum dapat ditemukan.
Namun, Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve menyatakan Bouhlel mungkin mengalami radikalisasi dengan cepat, berdasarkan kesaksian orang-orang yang dekat dengannya.
Usai serangan ini, pemerintah Perancis memperkuat pengamanan di seluruh negeri, termasuk menyiagakan 12 ribu anggota pasukan cadangan kepolisian. Cazeneuve mengatakan bahwa pasukan itu akan memperkuat 120 ribu personel yang sudah ada. (ama)