Joachim Herrmann, menteri dalam negeri negara bagian Bavaria pada Selasa (19/7) mengatakan bahwa masih terlalu awal untuk memastikan apakah remaja itu anggota ISIS atau kelompok militan lain.
Sementara itu ISIS, melalui kantor beritanya, Amaq, mengklaim serangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto rekaman video yang dirilis oleh ISIS. Pria dalam video ini diduga sebagai pelaku penyerangan kepada penumpang kereta di Jerman. (Social Media via REUTERS TV) |
Kepada radio Bayerischer Rundfunk, Herrmann mengatakan bahwa pelaku datang ke Jerman tanpa ditemani oleh orangtua atau wali sekitar dua tahun lalu.
Ia mulai menyerang dengan kapak dan pisau sekitar pukul 21.00 waktu setempat, ketika kereta mulai mendekati pemberhentian terakhit di Kota Wuerzburg, Bavaria.
Pemimpin Hong Kong mengecam serangan yang melukai warga Hong Kong yang sedang berkunjung ke Jerman tersebut.
Tak seperti negara tetangganya Perancis dan Belgia, Jerman sejauh ini tidak menjadi korban serangan besar oleh kelompok militan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2015, Jerman menerima sekitar satu juta imigran, termasuk anak-anak yang datang tanpa orangtua. Mayoritas melarikan diri dari perang di Suriah, Irak, dan Afghanistan.
(stu)
Foto rekaman video yang dirilis oleh ISIS. Pria dalam video ini diduga sebagai pelaku penyerangan kepada penumpang kereta di Jerman. (